Menteri PUPR Larang Keramba di Danau Limboto

Menteri PUPR Larang Keramba di Danau Limboto

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 01 Mei 2017 11:09 WIB
Menteri PUPR Larang Keramba di Danau Limboto
Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Danau alam kini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Pemanfaatan danau alam untuk kepentingan khalayak juga sangat membantu dalam usaha pemerintah untuk memperbanyak jumlah bendungan di Indonesia.

Salah satu danau yang kini mendapatkan perhatian adalah Danau Limboto yang berada di Gorontalo. Namun sayangnya kondisi danau Limboto saat ini seperti tak terurus. Banyak eceng gondok yang berkoloni di atas danau tersebut.

"Ini yang harus kita perhatikan. Kalau danau tidak diurus banyak eceng gondok dan sedimentasi maka danaunya pasti mati," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Gorontalo, Senin (1/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Basuki, banyaknya eceng gondok di sebuah danau salah satu penyebabnya juga manusia. Aktifitas seperti mencuci dan pemupukan persawahan memicu munculnya eceng gondok di danau.

"Detergen dan kegiatan pertanian itu memupuk eceng gondok. Zat detergen dan pupuk itu yang memunculkan eceng gondok," imbuhnya.

Untuk itu dirinya meminta kepada Bupati Limboto untuk mengawasi kegiatan-kegiatan masyarakat yang berpotensi memupuk eceng gondok di Danau Limboto.

Selain itu dia juga meminta agar pemerintah setempat untuk mengatur individu-individu yang membuat keramba di atas Danau Limboto. Menurut Basuki adanya keramba juga membuat kualitas air di sebuah danau tercemar.

"Saya bilang ke Pak Bupati keramba-keramba ini harus diatur dengan baik. Kalau tidak bisa dilarang ya diatur. Tapi saya lebih memilih untuk dilarang saja, karena itu memperburuk kualitas air. Danau itu miliki kita semua, keramba itu milik pribadi," tukasnya.

Untuk membersihkan eceng gondok yang pemerintah pusat akan mengirim 4 alat berat pembersih eceng gondok khusus untuk Danau Limboto. Pemerintah setempat juga akan melakukan upaya selaras dengan memanfaatkan eceng gondok untuk pupuk dan pakan ternak. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads