Pembahasan ini, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyederhanakan sistem pembayaran di pintu tol. Bentuknya adalah dengan menerapkan pembayaran non tunai.
"Presiden punya visi bahwa tidak perlu berhenti untuk tap (tempel) kartu. hanya lewat saja dan sudah terekam lewat (frekuensi) radio. Tadi itu yang kami bicarakan dan saya optimistis di bawah leadership Pak Menteri PUPR kita akan bisa wujudkan itu," ujar Agus ditemui usai pertemuan itu, Rabu (3/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah pembayaran di Gerbang Tol ini menjadi hal yang penting untuk segera dituntaska, karena selama ini, proses pembayaran dianggap sebagai salah satu penyumbang kemacetan di dalam jalan tol.
Dengan adanya transaksi non tunai, diharapkan proses pembayaran di gerbang tol akan lebih cepat sehingga tumpukan kendaraan bisa dikurangi dan potensi kemacetan bisa dihindari.
Basuki mengatakan, hasil pertemuan hari ini akan disosialisasikan dengan para pelaku perbankan dan pengelola jalan tol.
Diharapkan pembayaran non tunai di jalan tol 100% bisa tercapai di Oktober 2017 ini.
"Kami sudah punya program, Oktober ini semua cashless," tandas dia. (dna/hns)











































