Sedangkan saat ini Bulog mampu menyerap gabah hingga 23 ribu ton per harinya. Ia mengatakan ada sejumlah kendala dalam menyerap gabah milik petani, antara lain seperti harga Gabah Kering Panen (GKP) tinggi, dan kurangnya lahan gudang yang dimiliki Bulog.
"Permintaan masih tinggi, keterbatasan gudang jadi kepepet. Kami sudah sewa space gudang 257 ribu ton dan semua sudah penuh. Ini diharapkan bisa berkembang," katanya di Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (3/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian optimalisasi pengadaan gabah dengan mekanisme komersil. Selanjutnya pengadaan gabah menggunakan karung plastik non subsidi ukurang 50kg. Menambah gudang sewa, dan mendorong percepatan penyaluran beras sejahtera (rastra)
"Dengan strategi-strategi tersebut, kami optimistis akan mencapai target pengadaan gabah 3,7 juta ton hingga Desember," tutur Imam. (hns/hns)











































