Janji Luhut Turunkan Biaya di Pelabuhan Tahun Ini

Janji Luhut Turunkan Biaya di Pelabuhan Tahun Ini

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 04 Mei 2017 12:29 WIB
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance
Jakarta - Pemerintah telah mempercepat dwell time atau waktu tunggu pelayanan kapal dan barang menjadi tinggal tiga hari, agar ekonomi menjadi lebih efisien. Saat ini, pemerintah juga berupaya memangkas sejumlah biaya di pelabuhan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, pun mengakui sejumlah biaya operasi di pelabuhan Indonesia masih terbilang tinggi.

"Dwelling time kita rata-rata turun. Tapi jujur kita akui biaya logistik masih jadi masalah yang sedang kami selesaikan," kata Luhut, dalam Rakornas Maritim di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, saat ini pemerintah tengah mengkaji agar dapat memangkas biaya tersebut. Dirinya menargetkan untuk dapat mengurangi berbagai biaya di pelabuhan pada tahun ini.

"Kami harap kurun waktu tahun ini, masalah cost atau dana pembiayaan di pelabuhan bisa kita tanggulangi dengan baik," ungkap Luhut.

Sebelumnya, ada beberapa biaya operasional pelabuhan yang dinilai tinggi. Salah satunya ialah Terminal Handling Charge (THC), yakni biaya yang dikenakan oleh pengelola terminal peti kemas kepada pengguna jasanya. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads