Darmin Heran Orang RI Irit Belanja di 2017

Darmin Heran Orang RI Irit Belanja di 2017

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 05 Mei 2017 19:18 WIB
Darmin Heran Orang RI Irit Belanja di 2017
Ilustrasi Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2017 mencapai 5,01%. Angka tersebut ditopang oleh sisi pengeluaran, salah satunya konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,93%.

Namun, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal I-2017 tersebut tidak setinggi periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni 4,97%.

Menteri Perekonomian Darmin Nasution sendiri mengaku heran kenapa konsumsi tak bisa tumbuh lebih tinggi lagi. Padahal harga komoditas yang membaik, harusnya bisa memacu penambahan penghasilan yang membawa orang lebih banyak berbelanja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sendiri, justru yang namanya konsumsi rumah tangga (yang tinggi), makanya saya tadinya prediksi 5,1% kan. Karena setelah membaiknya harga karet, sawit, mestinya penghasilan naik. Tapi ya ternyata survei BPS tidak tergambar dalam konsumsi," kata Darmin ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (5/5/2017).

"Ya enggak tahu hubungannya apa dengan APBN, atau apa. Atau memang dari kalangan ritel ada informasi bahwa konsumsi rumah tangga itu melemah. Tadinya bisa 5-5,1% sekarang dia 4,9%-an. Jadi memang agak sedikit melambat," tambahnya.

Meski demikian, Darmin mengaku cukup optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun nanti bisa melampaui target yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017, yakni sebesar 5,1%.

Dengan membaiknya harga komoditas dan tumbuh baiknya sektor pertanian, menurut dia menjadi awal yang positif ekonomi masih bisa tumbuh lebih baik lagi hingga akhir tahun. Termasuk dorongan dari realisasi belanja pemerintah.

"Jadi yang agak rendah tapi masih tumbuh itu memang pengeluaran pemerintah. Kalau yang lain masih oke. Tapi bagi saya ini perkembangan bagus. Pertumbuhan tahun ini sih akan di atas APBN. Kayaknya ini harusnya 5,2% sampai 5,4%," pungkasnya. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads