Rico, begitu dia biasa disapa mengembuskan nafas terakhirnya pada pukul 03.00 WIB, Senin 8 Mei 2017, dini hari tadi di RS Siloam, Jakarta. Rico meninggal di usia 47 tahun karena sakit.
Direktur Utama TransVision Hengkie Liwanto menyatakan TransVision sangat kehilangan dengan kepergian Rico yang sejak awal ikut membangun TransVision di tahun 2013 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di TransVision, kata Hengkie, Rico memiliki peran yang begitu penting. Rico mengkoordinir aneka channel inhouse.
"Beliau mampu mengatur konten dengan sangat baik. Di bawah tanggung jawab beliau, memproduksi channel-channel inhouse ada 11 sekarang. Ada tim programing dan sebagainya yang beliau bangun dari nol," kata Hengkie.
Hengkie mengatakan sebelum ikut mendirikan TransVision, Rico juga sudah ikut membantu dalam berdirinya TransTV pada tahun 1994.
Rico meninggalkan 1 orang putra dan 2 orang putri. Rico akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
"Sedangkan Rumah duka ada di Kompleks DPR RI yang ada di Bintaro, Tangerang Selatan," kata Hengkie. (fjp/ang)











































