Wapres Jamin 3 Tahun Mendatang Tak Ada Sekolah Roboh
Rabu, 27 Apr 2005 11:09 WIB
Jakarta - Pemerintah menjanjikan dalam waktu 3 tahun mendatang tidak akan ada lagi sekolah yang roboh maupun puskesmas yang tidak ada obat maupun dokternya. Salah satu jalan, mengatasi hal tersebut adalah meningkatkan pendapatan negara dari sektor perpajakan dan cukai.Demikian dikatakan Wapres Jusuf Kalla saat membuka konferensi nasional Penanggulangan Kemiskinan di Gedung Danapala Departemen Keuangan, Jakarta, Rabu (27/4/2005). Wapres mengungkapkan, untuk bisa menjalankan program tersebut perlu keberanian dari semua pihak termasuk gubernur untuk menjalankan aksi penanggulangan kemiskinan. Ditambahkan Kalla, untuk mengatasi kemiskinan mau tidak mau diperlukan pertumbuhan ekonomi yang adil dan merata. "Tidak mungkin kita atasi kemiskinan tanpa ada pertumbuhan ekonomi, tapi tentunya pertumbuhan ekonomi yang merata," kata Kalla. Pertumbuhan ekonomi, kata Kalla, juga perlu didukung dengan adanya stabilitas politik dan sosial. "Kita harus cegah konflik, kita tidak bisa meningkatkan pertumbuhan tanpa adanya stabilitas di bidang sosial politik. Kita tidak bisa tumbuh jika ada konflik," katanyaMenyangkut pelaksanaan program "millenium development goal", menurut Kalla, harus melibatkan semua kalangan dan hal itu hanya bisa tercapai apabila didukung oleh pemerintah yang baik, yang tidak ada KKN. Wapres juga mengaku sangat prihatin dengan kondisi Indonesia, dimana suatu negara yang sangat kaya tapi masih didera kemiskinan. "Indonesia ini memang memprihatinkan, kita bicara kemisikinan di negara yang sangat indah. Kita bicara kemiskinan dengan cara miskin, untuk konferensi saja harus dibiayai oleh Bank Dunia, kenapa kita tidak bisa menyelenggarakan secara sederhana misalnya di selenggarakan di Bappenas dengan tanpa biaya. Negara tidak akan maju kalau hanya menggunakan simbol-simbol belaka," katanya mengkritik pelaksanaan konferensi nasional.
(mar/)











































