Namun, adanya tol sepanjang 11,4 km ini ternyata tak cukup mampu memangkas waktu tempuh truk-truk yang membawa barang menuju dan keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok.
"Kalau buat masuk ke (pelabuhan) Prioknya sih lebih lancar. Tapi macetnya kan enggak cuma di situ saja. Macetnya dari JORR (Jakarta Outter Ring Road) sudah macet, di Cikampek udah macet. Jadi pas ke ujung mau masuk atau ujung mau keluar Priok saja yang lumayan lancar. Sekarang bottle neck-nya di Cikampek sama JORR malah," kata Ketua Asosiasi Logistik, Saldi Ilham Masita kepada detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Senin (8/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Paling kita hemat waktu cuma setengah jam, enggak banyak. Sebelumnya kan bisa kita tempuh dari Cikarang ke Priok tiga sampai empat jam. Dengan adanya tol Tanjung Priok jadi 3,5 jam. Jadi enggak terlalu banyak. Sekarang macetnya soalnya di JORR sama Cikampek," ungkapnya.
Untuk itu, ke depan ia berharap tol Jakarta-Cikampek II (elavated) yang tengah dibangun bisa segera selesai sehingga waktu tempuh menuju Pelabuhan Tanjung Priok bisa lebih banyak terpangkas.
"Harapan ke depan, yang elevated Cikampek itu bisa jadi," tandasnya. (ang/ang)











































