Ialah Black Garlic sebuah perusahaan perintis yang menyediakan jual-beli bahan pangan memasak. Menariknya, startup tersebut tidak hanya menjual bahan pangan, tapi juga sekaligus mengajarkan orang dalam memasak berbagai menu makanan.
"Jadi kami setiap minggu, menyediakan berbagai menu makanan. Nantinya konsumen bisa memilih menu yang diinginkan, lalu kita kirim bahan-bahan masakan dari menu itu," ungkap Service Marketing Black Garlic, Eli Sundari, kepada detikFinance di pameran IELSE 2017 Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (9/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini juga cocok untuk yang ingin belajar memasak. Siapapun pasti bisa, karena sudah kita susun sedemikian rupa. Jadi memasak ini seperti main Lego, jadi tinggal masukan saja bahannya," ungkap Eli.
Startup yang telah berdiri sejak dua tahun lalu ini telah memiliki lebih dari dua ribu pelanggan. Dalam setiap pesanannya pun harga bahan makanan itu disesuaikan dengan harga pasar, namun dengan kualitas yang premium.
Contohnya, jika memesan nasi goreng, maka bahan makanan akan dibanderol dengan harga Rp 50 ribu rupiah, yang di dalam ada beras, telur, sayur, bumbu-bumbu, dan lainnya dengan porsi dua orang. Setiap menu pun dibanderol dengan harga yang beragam, tergantung dari kebutuhan bahan pangan itu sendiri.
"Kita termasuk lebih murah ya, karena yang kita gunakan adalah bahan premium. Jadi enggak ada MSG-nya, dan bisa bertahan lama. Dan takaran dari bahan pangan ini pas, jadi tidak akan ada yang terbuang," terangnya.
Eli mengatakan, tujuan adanya Black Garlic ialah untuk memudahkan masyarakat yang ingin mencoba belajar memasak, atau bahkan orang yang tak sempat untuk membeli kebutuhan pangan tapi hobi memasak.
"Jadi memudahkan orang-orang yang sibuk, yang kerja, untuk bisa menyiapkan makanan sendiri tanpa harus membeli," tukasnya. (ang/ang)











































