Bayar Tol Tak Lagi Tunai, Isi Ulang Uang Elektronik Dipermudah

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 12 Mei 2017 18:10 WIB
Foto: Dewi Rachmat Kusuma
Jakarta - Pembayaran tol secara non tunai bakal diterapkan secara penuh pada bulan Oktober 2017 mendatang. Beberapa kemudahan pun tengah dilakukan agar tak ada hambatan bagi pengguna jalan tol yang menggunakan uang elektronik. Seperti diterimanya pembayaran dengan menggunakan uang elektronik dari semua bank, termasuk kemudahan dalam melakukan top up atau isi ulang uang elektronik.

"Itu termasuk yang diangkat oleh BI (Bank Indonesia), jadi dimudahkan. Jadi Mandiri tidak hanya bisa top up di Mandiri. Dia dimudahkan bagaimana isi satu kartu bisa di semua tempat. Tapi sekarang kan bagaimana reader-nya bisa terima semua kartu dulu," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna di kantornya, Jakarta, Jumat (12/5/2017).



Namun demikian, Herry belum bisa memastikan bahwa kemudahan isi ulang dengan bisa di semua merchant ini bisa dilakukan bersamaan dengan penerapan tunai 100% pada Oktober nanti. Yang pasti, pemerintah akan meningkatkan penggunaan uang elektronik di jalan tol dengan beberapa kemudahan seperti adanya counter top up di rest area, top up drive through, top up di merchant sekitar pintu tol, hingga top up di gardu tol.

"Hari ini kan sudah jelas, bahwa kita tidak boleh eksklusif. Dan itu sudah diterima oleh semua, tapi memang di lapangan masih ada sedikit-sedikit. Tapi arahnya semua kartu bisa di satu tempat. Itu akan jadi konsen kita juga," pungkasnya.

Seperti diketahui, bulan Oktober 2017 mendatang, seluruh layanan di gerbang tol di Indonesia sudah menggunakan layanan non tunai. Bersamaan dengan itu, seluruh pembayaran non tunai tersebut juga bakal bisa dilakukan dengan semua kartu.

Dari sisi pengguna jalan, dengan menggunakan uang elektronik, pembayaran tol akan lebih praktis dan mudah, karena tidak perlu menyiapkan uang pas dan menunggu uang kembalian. Sedangkan dari sisi pengelola jalan tol, juga memudahkan pemeriksaan uang masuk, dan transaksi setiap harinya dan menghemat biaya distribusi uang receh dari bank yang digunakan sebagai uang kembalian.

(mkj/mkj)