Harga Pangan di Jabodetabek Stabil Jelang Ramadan

Harga Pangan di Jabodetabek Stabil Jelang Ramadan

Niken Widya Yunita - detikFinance
Sabtu, 13 Mei 2017 19:49 WIB
Harga Pangan di Jabodetabek Stabil Jelang Ramadan
Mentan Amran Sulaiman (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Pemerintah tetap konsisten mengawasi stok pangan dan menjaga stabilitas harga menjelang bulan Ramadan. Harga pangan di Jabodetabek stabil menjelang bulan yang akan datang dalam hitungan hari itu.

Dari data yang dirilis Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian di pasar tradisional seluruh wilayah Jakarta, harga beras medium di kisaran 10.629/kg dan yang termurah tercatat 9.423/kg. Cabai merah keriting di 37.500/kg, bawang merah di 37.000/kg, daging ayam di harga 33.071/kg, telur ayam 21.250/kg dan harga daging sapi masih di harga 122.550/kg.

Sama halnya dengan Jakarta, untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya harga komoditi pangan utama tidak mengalami perbedaan signifikan. Perbedaan harga hanya terlihat di komoditi bawang merah yaitu di kisaran 29.789/kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stabilnya pasokan dan harga komoditas pangan utama jelang Ramadan tidak diikuti oleh bawang putih yang mengalami fluktuasi harga. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, sudah kesepakatan nasional bahwa harga bawang putih impor tidak boleh melebihi 38 ribu/kg.

"Nanti saya akan cek di lapangan," kata Amran dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/5/2017).

Untuk inflasi yang berkaitan dengan komoditas, data Bank Indonesia yang disurvei secara tetap di 82 kota juga merilis bahwa inflasi di bulan Mei masih normal yaitu 0,27%. Sedangkan inflasi tahunan (yoy) masih terkendali di posisi 4.21%.

Terkait masalah ini, Bank Indonesia berpesan walaupun terkendali, kenaikan harga komoditi tetap harus diwaspadai. Di sisi lain untuk mengantisipasi fluktuasi harga bawang putih, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, segera mengeluarkan kebijakan tata niaga impor bawang putih, yang intinya mengharuskan setiap importir wajib melaporkan jumlah stok, posisi gudang penyimpanan serta tujuan distribusi.

Selain itu, kerja sama antar lembaga Polri, Kementan, Kemendagri, Bulog dan KPPU yang dicanangkan awal Mei tahun ini sebagai bagian komitmen pemerintah menjamin stok pangan aman dan menstabilkan harga.

(nwy/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads