Follow detikFinance
Senin 15 May 2017, 18:38 WIB

Sadar Ganggu Jalan, Kok PKL Masih Dagang di Trotoar?

Fadhly F Rachman - detikFinance
Sadar Ganggu Jalan, Kok PKL Masih Dagang di Trotoar? Foto: Fadhly F Rachman-detikFinance
Jakarta - Jumlah pengunjung di Tanah Abang menjelang puasa meningkat. Kondisi itu dimanfaatkan oleh para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di atas trotoar jalan.

Salah seorang pedagang bernama Titi tak memungkiri kalau berjualan di atas fasilitas publik itu merupakan hal yang salah. Namun demikian, dirinya tetap memanfaatkan ruas penjalan kaki tersebut untuk berdagang. Alasannya, pembeli banyak berbelanja di sana.

"Kita juga sebenarnya sadarlah, sangat-sangat sadar kalau trotoar bukan untuk dagang. Untuk lalu-lalang orang lewat. Kita menyadari sangat menyadari, tapi si pembeli itu senangnya (belanja) di daerah-daerah seperti ini (trotoar)," ungkap Titi saat berbincang dengan detikFinance di lokasi, Jakarta, Senin (15/5/2017).

Titi menuturkan, di momen-momen menjelang puasa seperti ini, pusat perdagangan di dalam pasar Tanah Abang juga ramai dipenuhi para pengunjung. Dengan kondisi itu, menurutnya para pengunjung jadi malas untuk masuk ke dalam kawasan pusat perbelanjaan.

[Gambas:Video 20detik]

"Pembeli itu senangnya di jalanan, karena merasa nyaman bebas. Kalau di sana kan desak-desakan, jauh ke dalamnya. Kalau di sini itu memang begitu," kata Titi.

Bahkan Titi mengatakan, tak jarang sejumlah pedagang juga berjualan dengan mengambil sedikit ruas jalan raya, melewati batas trotoar untuk pejalan kaki. Mereka pun tak jera untuk bermain kucing-kucingan dengan para petugas Satpol PP yang ada di sana.

"Kadang di jalanan juga orang pada jualan. Memang begitu siklusnya, Tanah Abang begitu pas mau puasa. Jadi para pedagang mengambil kesempatan itu. Karena sudah jadi kebiasaan," tukasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed