Dalam rilis dari Bea Cukai, pertemuan ASEAN Directors-General of Customs diadakan guna mendukung terwujudnya Masyarakat Ekonomi ASEAN dan memberikan arahan juga keputusan bagi forum kerja sama kepabeanan di bawahnya. Pertemuan ini dihadiri dirjen bea cukai dari 10 negara anggota ASEAN dan sekretariat ASEAN.
Di pertemuan ini pula, pimpinan bea cukai ASEAN melakukan mitra dialog dengan Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, Korea, dan Australia. Langkah strategis yang dibahas merupakan inisiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai demi memajukan perdagangan dan investasi.
Pertama, penerapan pendekatan top-down di pertemuan ASEAN Directors-Genreal of Customs agar kinerjanya terarah. Kedua, diinisasinya TOR Private Sector Engagement guna memberi kesempatan ASEAN Customs untuk berinteraksi dalam sektor privat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keempat, menginisaisi Strategic Plan on Customs Development (SPCD) baru yang lebih strategis dari sisi substansi. SPCD juga diusulkan untuk mulai diimplementasikan pada 2021-2025 dan kini sedang dalam pembahasan oleh negara-negara ASEAN.
Terakhir, menginisiasi program capacity building bagi para ahli di masing-masing negara ASEAN. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong bertambahnya WCO Accredited Expert di ASEAN.
ASEAN Customs juga telah mendapatkan beberapa pencapaian. Di antaranya ASEAN Agreement on Customs, Broad Direction for Customs encompassing the period of 10 years (2016-2025), AHTN 2017, dan ASEAN Valuation Training Module yang disusun Indonesia.
ASEAN Customs juga telah berhasil menyepakati Strategic Action Plan dan Key Performance Indicators (SAP-KPIs) sebagai bentuk akuntabilitas ASEAN Customs.
Selain itu, ASEAN Single Window turut mengalami kemajuan yang signifikan. ASEAN Customs Transit System (ACTS, Sistem Transit Kepabeanan ASEAN) yang akan menjadi kunci bagi konektivitas ASEAN dan kelancaran arus barang antar negara di ASEAN kini sedang melalui proses pemberlakuan sepenuhnya.
Begitu pula dengan Private Sector Engagement yang akan menjadi panduan bagi sektor swasta dalam berkontribusi lebih jauh dalam inisiatif kepabeanan di ASEAN kini telah berada di tahap akhir penyelesaian.
ASEAN Customs menjadi salah satu kunci sektoral dalam pilar ekonomi ASEAN, terutama dalam bidang perdagangan dan transportasi. ASEAN Customs juga fokus pada penegakan hukum di bidang narkotika, barang-barang berbahaya bagi masyarakat, lingkungan hidup, dan praktik-praktik penyelundupan.
(nwy/hns)










































