Penambahan Luas Tanam Padi di Cirebon Dipercepat

Penambahan Luas Tanam Padi di Cirebon Dipercepat

Tri Ispranoto - detikFinance
Rabu, 17 Mei 2017 15:03 WIB
Penambahan Luas Tanam Padi di Cirebon Dipercepat
Foto: Tri Ispranoto/detikcom
Cirebon - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar percepatan luas tambah tanam padi di areal persawahan yang berada di Desa/Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (17/5/2017).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Pending Dadih Permana, mengatakan selama ini Kabupaten Cirebon menjadi salah satu sentra pangan nasional yang memiliki kontribusi yang besar.

"Kita datang untuk menindaklanjuti dan tanggulangi masalah petani di Kecamatan Suranenggala, Kapetakan, dan Gunungjati. Tiga kawasan itu kerap terkendala banjir dan kekeringan," ujar Dadih usai melakukan simbolisasi tanam padi di salah satu areal sawah di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan tindak lanjut tersebut, Dadih berharap, tiga tahun ke depan para petani bisa mengoptimalkan potensi yang ada. Terpenting menurutnya adalah petani harus pintar melakukan manajemen air.

"Target nasional kita adalah 85 juta ton (padi). Tahun kemarin dari target 79 juta ton sudah bisa melampaui hingga 79,6 6 juta ton. Makanya itu tergantung manajemen air dan kedisiplinan petani menuruti saran dari penyuluh," tutur Dadih.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Karantina sekaligus Penanggung Jawab Upsus Jabar, Banun Harpini, menjelaskan saat ini perluasan lahan di Kabupaten Cirebon sudah cukup memuaskan. Bahkan, diyakini mampu melebihi target.

Banun menyebut target untuk bulan Mei ini adalah 11.300 hektar dan hingga pertengahan bulan sudah memasuki 5.200 hektar atau sekitar 45 %.

"Kita optimistis target bisa tercapai. Bulan April saja dari target 7.000 hektar ternyata bisa 9.000 hektar," ujar Banun.

Selain dihadiri oleh dua pejabat di lingkungan pertanian, dalam acara tersebut juga turut hadir Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron, Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, dan beberapa pejabat muspida Kabupaten Cirebon. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads