Follow detikFinance
Rabu 17 May 2017, 15:55 WIB

Ridwan Kamil Ingin Metro Kapsul Bandung Dibangun Tanpa Uang Negara

Avitia Nurmatari - detikFinance
Ridwan Kamil Ingin Metro Kapsul Bandung Dibangun Tanpa Uang Negara Foto: Avitia Nurmatari
Bandung - Wacana pembangunan Metro Kapsul Bandung masih bergulir. Berbagai persiapan sedang dilakukan, salah satunya membangun kemitraan.

"Administrasi terkait persiapan metro kapsul ini terus dikebut, ada urusan perizinan, urusan kemitraan dan lain. Targetnya dalam waktu dekat," ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (17/5/2017).

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, investasi transportasi pasti akan disubsidi oleh pemerintah. Namun agar pemerintah tidak terlalu berat mensubsidi, Emil berharap LRT Metro Kapsul di Bandung ini bisa menggunakan skema bisnis.

"Tidak ada investasi transportasi yang hanya mengandalkan harga tiket, di seluruh dunia juga tidak ada. Pasti ada subsidi pemerintah. Jadi metro kapsul juga kalau tidak ada subsidi, harga tiketnya pasti mahal kan dan warga enggak akan pakai," terangnya.

Emil mengarahkan agar subsidi LRT Metro Kapsul menggunakan skema bisnis, sehingga tidak menggunakan APDB.

"Jadi nanti yang akan mengerjakan metro kapsul silakan bermitra dengan BUMD di Bandung melakukan kerja sama bisnis yang baik, sesuai aturan, regulasi. Nah nanti hasil dari profit-nya itu bisa dipakai mensubsidi harga tiket dari transportasi," bebernya.

Salah satu proyek pemda yang juga tidak melibatkan uang negara adalah Simpang Susun Semanggi sepanjang 1,6 km dengan nilai proyek Rp 345,067 miliar. Simpang susun yang terletak di jantung ibu kota RI itu dikerjakan tanpa melibatkan APBD DKI Jakarta. (avi/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed