Perum Bulog Divre Yogyakarta menggencarkan operasi pasar untuk mengantisipasi para spekulan beraksi jelang bulan puasa. Operasi pasar digelar selama 2 minggu di seluruh kabupaten kota di Yogyakarta.
Kepala Divre Bulog DIY, Miftahul Adha mengatakan kegiatan ini untuk mensikapi menjelang bulan puasa dan lebaran sehingga diharapkan tidak ada spekulan yang bermain. Bulog terjun untuk menjual berbzagai komoditi yang dibutuhkan masyarakat seperti beras( medium, premium, aromatik), gula pasir, tepung terigu, telur ayam, bawang merah, bawang putih, daging sapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama dua pekan dalam operasi pasar ini Bulog DIY menggelontorkan untuk beras premium 5 ton, beras medium 7 ton, gula pasir 1.750 kg, telur ayam 2 ton, kemudian daging sapi beku 2,5 ton.
Harga yang dijual dalam kegiatan gerakan stabilisasi pangan ini lebih miring daripada yang dijual toko-toko atau pasar. Kegiatan ini diharapkan secara akumulasi dapat menekan permintaan pangan di pasar dan sekaligus menekan kenaikan harga barang dan jasa. (hns/hns)











































