Dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), diharapkan konektivitas antar moda transportasi bisa memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar dengan hadirnya pusat perkantoran, hotel, hingga tempat tinggal murah dalam satu area.
Direktur Utama PT MRT Jakarta, William P. Sabandar mengungkapkan, rencana pengembangan TOD dilakukan di dua stasiun MRT, yaitu Stasiun MRT Dukuh Atas dan Stasiun MRT Lebak Bulus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, lanjut William, pengguna MRT Jakarta nantinya lebih nyaman dalam menggunakan moda transportasi modern tersebut dengan adanya hunian dekat stasiun MRT Jakarta.
Tidak hanya hunian untuk masyarakat mampu, MRT Jakarta juga membuat perencanaan pembangunan hunian murah yang terintegrasi dengan stasiun MRT Jakarta.
"Di sini bangun office, hotel, bangun rumah murah untuk masyarakat, kemudian residensial. Bukan hanya untuk orang-orang pendapatan ekonomi ke atas, juga rumah murah," tutur William.
Saat ini, pihaknya juga sudah membuat perencanaan alias masterplan pengembangan TOD di 13 stasiun MRT Jakarta sepanjang Lebak Bulus sampai Bundaran HI. Pengembangan TOD ini nantinya diberikan kepada pihak yang berminat untuk melakukan pengembangan kawasan di sekitar stasiun MRT Jakarta. (dna/dna)











































