VP Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI), Agus Komarudin, mengungkapkan lalu lintas kendaraan sepanjang jalan dari Bandung, Kopo, Soreang, hingga Ciwidey sudah sangat padat dan kerap kali macet. Kondisi itu yang mendasari perlu reaktivasi jalur tersebut untuk mengurangi kepadatan kendaraan.
"Kelihatan sekali Bandung arah Dayeuhkolot, ke Soreang, sampai Ciwidey itu sudah sering macet. Padahal ini jalur wisata ke arah Kawah Putih dan sebagainya," ujarnya kepada detikFinance, Kamis (18/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perumahan juga semakin lama semakin banyak, sementara daya tampung jalan untuk kendaraan semakin kecil. Kalau sudah diaktifkan, kita bisa jalankan kereta perintis seperti di jalur Wonogiri-Purwosari dengan KA Bathara Kresna," ungkap Agus.
Jalur ini masuk dalam rencana reaktivasi rel-rel kereta api yang dilakukan di periode tahun 2017 sampai 2019 di Jawa Barat. Selain itu, jalur lainnya yang diaktivasi yakni Rancaekek-Tanjungsari yang berada di wilayah Timur Bandung. (idr/dna)











































