Pembangunan LRT Jakarta Lebih Cepat dari Target, Ini Rahasianya

Pembangunan LRT Jakarta Lebih Cepat dari Target, Ini Rahasianya

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Kamis, 18 Mei 2017 15:05 WIB
Pembangunan LRT Jakarta Lebih Cepat dari Target, Ini Rahasianya
Foto: Citra Fitri Mardiana.
Jakarta - Pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta koridor 1 fase 1 menunjukkan progres yang lebih cepat dari target. Dari target 16%, hingga pertengahan Mei 2017 ini, perkembangannya telah mencapai 18%.


Apa rahasianya?

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi mengatakan capaian tersebut diperoleh atas kerja keras berbagai pihak. Termasuk dalam melakukan berbagai percepatan melalui disiplin project manajemen di lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti halnya pada percepatan pengambilan keputusan. Satya mengaku pada beberapa kasus, pihaknya bersama kontraktor dalam hal ini PT Wijaya Karya (Wika) perlu membuat keputusan yang lebih cepat.

"Banyak hal teknis. Misalnya keputusan sering kali kita lakukan di lapangan, tidak di kantor," ujarnya.


Untuk mempersingkat pembuatan keputusan, Satya mengaku, kerap mengundang para pemangku kepentingan untuk datang ke lokasi proyek guna melihat permasalahan yang terjadi secara langsung.

"Misal kalau bor mau dipasang, ada saluran air atau listrik. Nah itu kan harus dipindahkan, harus dilakukan penyesuaian. Untuk memindahkan itu birokrasinya kan banyak. Tapi untuk percepatan, semua kita panggil ke lapangan, liat langsung di lapangan, lalu diputuskan segera," jelasnya.

Dengan demikian, proses yang seharusnya melalui birokrasi yang rumit dan memakan waktu hingga berhari-hati, mampu diselesaikan dalam waktu satu hari.

"Jadi proses-proses itu menghemat banyak waktu. Alih-alih kita bersurat, pihak-pihak yang terlibat kita undang ke lapangan, kita putuskan di lapangan, jadi dalam sehari bisa selesai," ujanya.

Selain itu, menurut Satya percepatan lain juga dilakukan dengan penambahan personel pekerja. Kendati demikian dirinya enggan menyebut total penambahan personel yang dimaksud.


Disisi lain, penerapan pemberian penghargaan dan hukuman bagi setiap pekerja juga dilakukan. Upaya tersebut dimaksudkan untuk memberikan motivasi bagi para pekerja supaya lebih maksimal.

"Kita juga terapkan reward and punnishment untuk merangsang mereka supaya bekerja lebih maksimal. Kan itu ada tiga section, mana yang lebih cepet misalnya, nanti yang lebih cepet mereka bisa makan-makan bareng," terangnya. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads