Apa rahasianya?
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi mengatakan capaian tersebut diperoleh atas kerja keras berbagai pihak. Termasuk dalam melakukan berbagai percepatan melalui disiplin project manajemen di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak hal teknis. Misalnya keputusan sering kali kita lakukan di lapangan, tidak di kantor," ujarnya.
Untuk mempersingkat pembuatan keputusan, Satya mengaku, kerap mengundang para pemangku kepentingan untuk datang ke lokasi proyek guna melihat permasalahan yang terjadi secara langsung.
"Misal kalau bor mau dipasang, ada saluran air atau listrik. Nah itu kan harus dipindahkan, harus dilakukan penyesuaian. Untuk memindahkan itu birokrasinya kan banyak. Tapi untuk percepatan, semua kita panggil ke lapangan, liat langsung di lapangan, lalu diputuskan segera," jelasnya.
Dengan demikian, proses yang seharusnya melalui birokrasi yang rumit dan memakan waktu hingga berhari-hati, mampu diselesaikan dalam waktu satu hari.
"Jadi proses-proses itu menghemat banyak waktu. Alih-alih kita bersurat, pihak-pihak yang terlibat kita undang ke lapangan, kita putuskan di lapangan, jadi dalam sehari bisa selesai," ujanya.
Selain itu, menurut Satya percepatan lain juga dilakukan dengan penambahan personel pekerja. Kendati demikian dirinya enggan menyebut total penambahan personel yang dimaksud.
Baca juga: Menengok Perkembangan Proyek LRT Jakarta |
Disisi lain, penerapan pemberian penghargaan dan hukuman bagi setiap pekerja juga dilakukan. Upaya tersebut dimaksudkan untuk memberikan motivasi bagi para pekerja supaya lebih maksimal.
"Kita juga terapkan reward and punnishment untuk merangsang mereka supaya bekerja lebih maksimal. Kan itu ada tiga section, mana yang lebih cepet misalnya, nanti yang lebih cepet mereka bisa makan-makan bareng," terangnya. (dna/dna)











































