Pembangunan LRT Jakarta Sudah Serap Rp 946 M

Pembangunan LRT Jakarta Sudah Serap Rp 946 M

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Kamis, 18 Mei 2017 17:52 WIB
Pembangunan LRT Jakarta Sudah Serap Rp 946 M
Foto: dok. Jakpro
Jakarta - Pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta koridor 1 fase 1 rute Kelapa Gading-Velodrome telah menyerap anggaran sebanyak Rp 946,4 miliar.

Direktur Keuangan Wijaya Karya Antonius Kosasih mengatakan, penyerapan tersebut merupakan hasil dari capaian progres pembangunan LRT yang telah mencapai 18,2%.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Kosasih menyebut total nilai investasi untuk proyek LRT koridor 1 sendiri mencapai Rp 5,2 triliun, di mana seluruh dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

"Secara financial, progresnya sudah mencapai 18,2% dari Kontrak yang Rp 5,2 triliun. Progres ini lebih cepat dari Rencana Kerja yang 17%," ungkap Kosasih saat dihubungi detikFinance, Kamis (18/05/2017).

Kosasih meyakini, hingga saat ini pihaknya tidak menemui kendala perihal hambatan keuangan dari sisi Wika sebagai kontraktor LRT.

"Tidak ada kendala di WIKA," pungkasnya.

Lebih lanjut Kosasih mengklaim, jika Wika berhasil menyelesaikan proyek LRT koridor 1 pada Agustus 2018 maka pihaknya akan tercatat sebagai pemegang rekor Musium Rekor Indonesia (Muri) dengan pembangunan LRT dan Depo tercepat.

Proyek LRT Jakarta ini telah dimulai secara resmi pada 22 Juni 2016. Sedangkan pekerjaan konstruksi utama dimulai pada Januari 2017 dan diharapkan bisa rampung di Agustus 2018. Dan, mulai Februari 2018, mulai dilakukan pengadaan rangkaian kereta ringan.

"Bahkan kalau selesai di Agustus 2018 akan masuk rekor dunia pembangunan LRT dan Depo tercepat," terangnya. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads