Dalam keterangan tertulis dari AP II, Sabtu (20/5/2017), FGD digelar bersama dengan stakeholder terkait antara lain pihak Kemenhub, Otoritas Bandar Udara, AirNav, dan airlines. Acara bertajuk 'Peningkatan Keselamatan dan Keamanan serta Pelayanan Penerbangan Khususnya Sisi Udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta' ini digelar di Hotel Bandara, Kamis (18/5/2017).
Kegiatan ini dilakukan, selain untuk silaturahmi antar stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta, juga sebagai salah satu media untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan. Penyelesaian masalah tidak ditentukan oleh satu stakeholder saja, tetapi keseluruhan pihak yang terlibat dalam kegiatan di sisi udara bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suriawan menjelaskan, pihaknya menggelar FGD untuk memberikan kesempatan bagi setiap stakeholder untuk menyampaikan pendapatnya secara spesifik. Kemudian pendapat itu dianalisa dan dicarikan solusi.
"Sudah kita lihat, betapa cair seluruh direksi baik AirNav, PT AP II, airlines, serta pejabat terkait di Kemenhub sampai otoritas bandar udara. Itu sudah sangat terbuka," terangnya.
Ketua Asosiasi Pilot Indonesia Capt Bambang Adisurya yang turut hadir dalam FGD berterima kasih kepada PT AP II yang mau menggelar forum yang dapat menampung aspirasi pilot.
"Ini bagus, karena melalui forum ini kami bisa menyampaikan masukan untuk kita perbaiki bersama-sama dan mencari solusi, terutama dari sisi udara. Saya berterima kasih sudah turut diundang," tuturnya.
Kepala Seksi Operasional Bandar Udara, Otoritas Bandar Udara Bandara Soekarno-Hatta, Martinus, antusias dengan diselenggarakannya FGD. "Saya salut dengan diadakannya FGD. Ini menjadi ruang baru untuk kita semua," ujar Martinus.
(nwy/ang)










































