Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 23 Mei 2017 07:40 WIB

Ini Penampakan Progres Konstruksi Tol Bogor Outer Ring Road Seksi 2B

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Dok. PT Wijaya Karya
Jakarta - Progres pembangunan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi 2B terus dipacu. Proyek tol yang mulai dibangun sejak awal tahun ini telah mencapai progres fisik 13,54% dan pengadaan lahan 77%.

Saat ini progres konstruksi tol yang dibangun melayang tersebut telah mencapai erection box girder atau pemasangan balok Girder ke atas tumpuannya. Tampak mobile crane digerakkan hingga berada di sebelah utara pier untuk mengangkat girder yang berada di sebelah utara. Setelah girder berada di posisinya dan telah aman, maka dilanjutkan untuk mengangkat girder kedua dengan langkah yang sama.

Seperti diketahui, pembangunan konstruksi jalan tol layang BRR sesi 2B hampir sama dengan pembangunan sesi 2A, yakni menggunakan teknologi Box Gridir karena sama-sama dibangun melayang. Tol ini merupakan proyek milik PT Marga Sarana Jabar (MSJ) dan dikerjakan oleh PT Wijaya Karya Tbk sebagai kontraktornya.

Ini Penampakan Progres Konstruksi Tol Bogor Outer Ring Road Seksi 2BFoto: Dok. PT Wijaya Karya


Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, mengatakan saat ini konstruksi masih terus berjalan dan akan ditargetkan pekerjaannya selesai pada 2018 mendatang.

"Ini dikerjakan selama 17 bulan, tapi ini lagi diupayakan percepatan juga, sehingga operasinya diharapkan 2018," katanya kepada detikFinance, saat dihubungi di Jakarta, Senin (22/5/2017).

Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) diharapkan akan menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan di Kota Bogor dan sekitarnya. Sebab, dengan dioperasikannya jalan tol ini, maka masyarakat di Kecamatan Bogor Utara, Tanah Sareal dan Bogor Barat, apabila akan masuk Jalan Tol Jagorawi (untuk menuju Jakarta atau Ciawi), tidak perlu lagi masuk ke Pusat Kota Bogor (Baranangsiang).

Ini Penampakan Progres Konstruksi Tol Bogor Outer Ring Road Seksi 2BFoto: Dok. PT Wijaya Karya


Dengan demikian, masyarakat bisa terhindar dari kemacetan yang sering terjadi di daerah tersebut. Masyarakat di daerah ini tentunya akan lebih cepat untuk sampai ke Jakarta, bahkan untuk ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta-Cikampek, sampai ke Bandung lewat Cipularang.

"Kalau 2018 setidaknya ujung dari elevated tadi sudah sampai ke Yasmin. Di sana sudah diatur titik turun naiknya sehingga harapannya bisa membantulah mengurangi kemacetan di sana. Kalau sekarang kan masih di ujung. Jadi semua di simpangnya rumit masuk ke sana, di jalan juga padat," tukasnya.

Ini Penampakan Progres Konstruksi Tol Bogor Outer Ring Road Seksi 2BFoto: Dok. PT Wijaya Karya
(wdl/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com