Follow detikFinance
Rabu 24 May 2017, 18:02 WIB

Rasa Penasaran Sri Mulyani Saat Blusukan ke Tol Trans Sumatera

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Rasa Penasaran Sri Mulyani Saat Blusukan ke Tol Trans Sumatera Foto: Eduardo Simorangkir
Palembang - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, tampak antusias dalam kunjungan kerjanya kali ini. Medan lokasi yang dikunjunginya sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya.

Jika biasanya Sri Mulyani mengunjungi kampus-kampus dan berbagai lembaga maupun instansi untuk kuliah umum, kali ini lokasi proyek infrastruktur menjadi incarannya.

Salah satu proyek yang dikunjungi Sri Mulyani adalah ruas tol Palembang-Indralaya, setelah sebelumnya meninjau pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang. Sri Mulyani bahkan sampai naik menyusuri tangga kecil, untuk melihat langsung dari atas lokasi jalur rel LRT tersebut.

Di lokasi proyek tol Palembang-Indralaya, Sri Mulyani mendapat penjelasan mengenai ruas-ruas tol Trans Sumatera yang kini tengah dibangun oleh pemerintah melalui penugasan kepada BUMN, Hutama Karya (HK).

Rasa Penasaran Sri Mulyani Saat Blusukan ke Tol Trans SumateraFoto: Eduardo Simorangkir


"Hutama Karya kan mendapatkan PMN (Penyertaan Modal Negara) dari pemerintah melalui Menteri Keuangan sekitar Rp 5 triliun. Jadi agar tahu persis mengenai apa yang dibelanjakan dengan PMN itu. Salah satunya konstruksi tol Palembang-Indralaya ini," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, menjelaskan di lokasi tol Palembang-Indralaya, Rabu (24/5/2017).

Berkali-kali Sri Mulyani menanyakan mulai dari bagaimana progres pembangunan, dan bagaimana jalan tol di Sumatera dibangun melewati pegunungan bukit barisan.

"Jalan ini kan berbukit-bukit. Tapi bisa sampai ke sini?" ujar Sri menunjuk salah satu ruas pada peta yang disajikan.

"Yang eksisting mana? Yang ini ya? Oh jadi dia berhimpit dengan jalan nasional, dibuat di sampingnya ya," tutur Sri Mulyani, menanyakan bagaimana bentuk tol tersebut dibangun.

Rasa Penasaran Sri Mulyani Saat Blusukan ke Tol Trans SumateraFoto: Eduardo Simorangkir


Sri Mulyani juga menanyakan bagaimana kemampuan HK melakukan pembangunan, baik dari sisi pendanaan maupun pelaksanaan pekerjaan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, menjelaskan saat ini HK masih membutuhkan dana sekitar Rp 20 triliun lagi untuk bisa menuntaskan tol Trans Sumatera sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) penugasan.

Seperti diketahui, PT Hutama Karya (Persero) ditunjuk pemerintah mengembangkan jalan tol Trans Sumatera. Dalam pembangunan jalan tol sepanjang kurang lebih 2.700 kilometer itu, mereka telah mendapat jaminan dan dukungan fiskal dari pemerintah.

Rasa Penasaran Sri Mulyani Saat Blusukan ke Tol Trans SumateraFoto: Eduardo Simorangkir


"Dengan asumsi equity kemarin, kurangnya sekitar Rp 20 triliun lagi untuk bisa mengerjakan semua yang ditugaskan di Perpres. Beliau (Sri Mulyani) tadi mempertanyakan bagaimana me-leverage, artinya setiap rupiah yang dikeluarkan oleh pemerintah bisa membangun lebih banyak. Kan butuhnya Rp 80 triliunan. Tapi sekarang masih bergerak pekerjaannya. Tanah memang ada beberapa yang perlu konsinyasi, tapi pekerjaan masih terus jalan," ungkapnya.

Adapun jumlah tol yang bakal digarap mencapai 8 ruas dengan investasi sekitar Rp 80 triliun sampai tahun 2019. Dana tersebut bakal berasal dari beberapa sumber, antara lain, melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan nilai total Rp 5,6 triliun. Selain itu, HK juga mendapatkan pendanaan melalui penerbitan obligasi dengan total target dana sebesar Rp 6,5 triliun dan juga dukungan dana tunai infrastruktur (viability gap fund/VGF) dengan nilai Rp 9 triliun. (wdl/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed