Pertemuan berlangsung sekitar 3 jam dan selesai sekitar pukul 22.00.
"Bahas soal kondisi terkini saja, belajar apa yang sudah. Tidak ada yang baru, belajar bareng," kata Suahasil ditemui di Kementerian Keuangan usai pertemuan tersebut, Jakarta, Rabu (24/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada banyak dibahas, tapi sifatnya evaluasi yang lalu-lalu, tidak spesifik seperti evaluasi tax amnesty, kondisi makro ekonomi, pembahasan RAPBN 2018, dan pertukaran data pajak," jelas David.
Menurutnya, tak ada pembahasan spesifik mengenai kebijakan yang akan diambil pemerintah. "Ini kan sifatnya paparan ke analis-analis. Seperti pertukaran data kan menunggu di DPR nanti. Jadi ya belum ada masukan," ujarnya.
Sementara itu, Yustinus Prastowo, Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), mengungkapkan salah satu yang jadi fokus dibahas yakni evaluasi penerimaan negara.
"Review soal tax amnesty kenapa pesertanya hanya segini, kenapa deklarasinya segini. Tidak ada yang spesifik, karena hanya bahas paparan kondisi saja," ungkap Yustinus. (idr/hns)











































