Teror Bom di Kampung Melayu, Pengusaha: Bisnis Harus Tetap Normal

Teror Bom di Kampung Melayu, Pengusaha: Bisnis Harus Tetap Normal

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Kamis, 25 Mei 2017 10:27 WIB
Teror Bom di Kampung Melayu, Pengusaha: Bisnis Harus Tetap Normal
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Teror bom terjadi lagi di Jakarta. Kali ini bom mengguncang Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017), sekitar pukul 21.00 WIB.

Tiga polisi meninggal dunia akibat teror bom ini, dan 10 orang lainnya luka-luka. Merespons peristiwa ini, pengusaha menyampaikan rasa prihatin dan mengutuk keras aksi teror yang mengganggu ketentraman Jakarta.

"Sangat prihatin dan mengutuk keras kelompok-kelompok yang membuat Jakarta tidak aman dan nyaman," ujar Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, kepada detikFinance, Kamis (25/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sarman mengimbau seluruh pelaku usaha di Jakarta tidak perlu khawatir dan jangan takut menjalankan aktivitas bisnis. Apalagi akan memasuki Ramadan yang biasanya ramai dengan kegiatan jual-beli kebutuhan masyarakat.

Toko-toko maupun pusat perbelanjaan di DKI Jakarta diharapkan tetap buka dan menjalankan aktivitas seperti biasa, sekaligus meningkatkan kewaspadaan.

"Para pelaku usaha diharapkan tidak khawatir, mari kita menjalankan aktivitas bisnis seperti biasa," kata Sarman

"Memasuki bulan puasa kebutuhan masyarakat untuk berbelanja sangat tinggi, sehingga Kita harapkan para pedagang, toko-toko, tetap buka dan beraktivitas seperti biasa," lanjutnya.

Dia menambahkan, pengusaha mengharapkan Polri bisa mengusut tuntas dan menangkap pelaku-pelaku teror ini sampai ke akar-akarnya. Sehingga Jakarta kembali aman, nyaman, tenteram.

"Sehingga tidak ada kekhawatiran dari para pelaku usaha," tutup Sarman. (hns/mca)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads