Keduanya datang bersama-sama pada pukul 10.00 WIB di Pelabuhan Merak. Jajaran direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Patra Jasa, PT PP (Persero) Tbk ikut hadir mendampingi Rini dan Budi.
Rini senang karena dermaga eksekutif ini bisa terbangun berkat kekompakan Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, 3 BUMN, pemerintah daerah, dan instansi-instansi lainnya. Dengan kekompakan ini, pelayanan untuk masyarakat bisa ditingkatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menhub Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Rini Soemarno Foto: Michael Agustinus/detikFinance |
Proyek Joint Venture antara Patra Jasa, ASDP, dan PP ini akan membangun kawasan terpadu dengan fasilitas hotel, taman, musholla, komersial area, dan lounge yang dapat diakses dalam satu area.
Proyek yang dibangun di 2 lokasi berseberangan ini bernilai lebih dari Rp 450 miliar, dibangun di lahan seluas 41.803 m2 (Pelabuhan Merak) dan 48.446 (Bakauheni).
"Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak dan Bakauheni akan menjadi solusi untuk mengatasi panjangnya antrean yang akan menyeberang, mempersingkat waktu tunggu sandar, mempermudah akses menuju ke pelabuhan dan membangun sarana pendukung bagi calon penumpang kapal," kata Budi Karya.
Melalui sinergi ini, Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak dan Bakauheni diharapkan dapat memberikan akses terbaik untuk masyarakat dan wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang akan melakukan perjalanan melalui kedua dermaga tersebut.
Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak dan Bakauheni ditargetkan rampung Agustus 2018 sebelum Asian Games digelar di Jakarta dan Palembang. (mca/hns)












































Menhub Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Rini Soemarno Foto: Michael Agustinus/detikFinance