Kunjungi Pelabuhan Merak, Menhub Minta 66 Kapal Diremajakan

Kunjungi Pelabuhan Merak, Menhub Minta 66 Kapal Diremajakan

Muhammad Iqbal - detikFinance
Sabtu, 27 Mei 2017 17:37 WIB
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom
Cilegon - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, 66 persen dari total 58 kapal yang beroperasi di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni sudah memasuki usia uzur, d sudah waktunya dilakukan peremajaan. Hal tersebut guna menunjang perbaikan sarana dan prasarana di lintas penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni.

Rencananya, kapal-kapal yang melintas dan beroperasi di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni diwajibkan 1 jam perjalanan sesuai permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sampai saat ini lintas penyeberangan Merak dan Bakauheni dilengkapi fasilitas dermaga 6 pasang, kapal 58 unit 30 berukuran 50 GT dan 28 di bawah 50 GT, masalahnya 66 persen kapalnya sudah senior, saya nggak mau mengatakan tahunnya berapa," ujarnya saat grounbreaking dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (27/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menhub juga meminta para pengusaha kapal yang melakukan kegiatan usaha di pelabuhan Merak maupun Bakauheni untuk supaya melakukan perbaikan kapal yang berusia uzur tersebut.

"Kami persilakan untuk memperbaharui, memperbesar, memperbaiki dari sisi kualitas dan kuantitas dengan dibangunnya fasilitas ini Merak-Bakauheni akan dahsyat," imbuhnya.

Bagi para pengusaha yang tidak sanggup memenuhi kriteria perjalanan waktu tempuh Merak-Bakauheni 1 jam, Menhub mempersilakan agar pengusaha berpindah usaha. Pemerintah kata, Budi, menyediakan banyak pelabuhan untuk mengoperasikan kapal tersebut.

"Bagi rekan-rekan pengusaha yang ada di sini kami siapkan tempat penyeberangan lain di Banyuwangi di beberapa tempat penyeberangan itu dibuka untuk berusaha," ujarnya.

"Dalam upaya terus menjaga waktu tempuh kapal 2 jam sailing time sesuai jadwal yang sudah ditentukan, Dirjen Perhubungan Darat melalui OPP Merak terus melakukan pengetatan jadwal operasi sailing time dan port time," lanjutnya.

Budi meminta kepada operator kapal agar terus memperbaiki kinerja kapal dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

"Saya minta kepada semua operator untuk meningkatkan kinerja kapal atau peremajaan kapal," tutupnya. (hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads