Follow detikFinance
Rabu 31 May 2017, 13:04 WIB

Orang Sering Bayar Tol Tunai, Gubernur BI: Banyak Ruginya

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Orang Sering Bayar Tol Tunai, Gubernur BI: Banyak Ruginya Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Dari 35 ruas tol yang saat ini beroperasi di Indonesia, penetrasi penggunaan uang elektronik atau pembayaran non tunai di gerbang tol saat ini baru mencapai angka 23%. Padahal pembayaran non tunai di gerbang tol telah lama diterapkan, sementara pembayaran secara tunai sendiri terbukti telah banyak memberikan kerugian.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengatakan, salah satu kerugiannya adalah antrean yang panjang di gerbang tol. Antrean yang panjang tersebut pada akhirnya memberikan inefisiensi pada masyarakat yang menggunakan jalan tol, khususnya di hari-hari libur.

"Jadi yang kami rasakan, itu banyak waktu yang terbuang, berkurangnya kenyamanan bagi pengguna, antrean yang lebih besar menyebabkan inefisiensi karena biaya bahan bakar menjadi besar karena antrean itu," kata Agus di Gedung BI, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Elektronifikasi jalan tol akan membawa manfaat bagi pengguna maupun bagi BUJT atau operator. Dari sisi pengguna, membayar secara non tunai akan memberi masyarakat rasa aman karena jumlah yang dibayar akurat sesuai dengan tarif, dan proses transaksi juga akan jauh lebih cepat karena tidak perlu lagi ada penghitungan uang kembalian, uang jatuh dan lain-lain.

Sedangkan bagi badan usaha, elektronifikasi paling tidak akan menurunkan resiko-resiko seperti faktor human error dalam kesalahan penerimaan dan pengembalian, lalu resiko penerimaan uang palsu, resiko keamanan sewaktu pengumpulan uang tunai hingga biaya operasional cash handling alias pengelolaan uang.

"Kita enggak bisa bayangkan nanti di bulan puasa libur sembilan hari, bagaimana mengelola cash handling sebegitu besar. Ini menjadi bertambah resiko kita," pungkasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed