Mulai dari kolak, biji salak, aneka es, gorengan, hingga lontong dan bubur kampiun. Tak hanya jajanan, di Pasar Ramadan Benhil juga tersedia aneka menu masakan olahan, seperti masakan padang, gudeg Yogya, dan masih banyak lagi.
Buka mulai pukul 15.30 wib, para pedagang di Pasar Ramadan Benhil mulai diserbu para pembeli. Seorang pedagang takjil bernama, Ika, mengatakan rutin berjualan di Benhil setiap kali Ramadan tiba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau hari biasa sekitar Rp 800 ribuan. Ramainya Sabtu-Minggu, di atas Rp 1 juta," tutur Ika kepada detikFinance, Rabu (31/5/2017).
Setali tiga uang, Tania juga menikmati berkah Ramadan dari jualan menu buka puasa di Pasar Benhil. Pedagang es palu butung, kulier khas Makassar, ini mengaku omzetnya mencapai Rp 700 ribu- Rp 1,2 juta per hari.
Pasar Kuliner Ramadan Benhil. Foto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance |
"Wah, lumayan Rp 700 ribuan. Kalau lagi ramai bisa sampai Rp 1,2 juta," kata Tania.
Berkah Ramadan juga dirasakan, Tri, yang sudah 6 tahun ambil bagian berdagang lemang di Pasar Ramadan Benhil. Tri bisa meraup omzet hingga Rp 3,5 juta per hari, terutama saat hari libur.
"Sabtu, Minggu bisa Rp 3,5 juta. Tapi kalau (hari) biasa gini ya Rp 3 jutaan," ujarnya.
Tak hanya pedagang, daya tarik Pasar Benhil di bulan puasa juga dirasakan para pembeli yang sebagian besar pekerja kantoran di sekitar kawasan itu. Tak jarang pula, ada pembeli yang datang dari wilayah lain di Jakarta.
Pasar Kuliner Ramadan Benhil. Foto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance |
Contohny Icha, dari Manggarai, Jakarta Selatan, datang ke Pasar Benhil untuk berbelanja menu berbuka puasa.
"Di sini lengkap ya, apa saja ada. Suka kalap beli semua," kata Icha. (hns/ang)












































Pasar Kuliner Ramadan Benhil. Foto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance
Pasar Kuliner Ramadan Benhil. Foto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance