Menteri Perencana Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengaku, proyek-proyek KPBU milik Indonesia kini telah semakin diminati oleh investor, termasuk luar negeri. Bahkan beberapa di antaranya merupakan pendatang baru, alias jarang berinvestasi di bidang infrastruktur di Indonesia.
"Minat sudah mulai kelihatan mulai dari Kanada, Belanda. Tapi kan mereka pendatang baru di Indonesia, dan investasi infrastruktur pun barang baru di Indonesia, maka pasti dibutuhkan waktu untuk menemukan partner yang tepat," katanya saat ditemui di kantornya, Jumat (2/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kan mereka investor. Bagaimana mereka menemukan investi yang tepat di Indonesia, sehingga ketika ketemu investi yang tepat, transaksinya jadi. Biasa kan kalau orang pendatang baru, dikasih pengalaman yang jelek, dia akan stay away. Makanya ini yang perlu kita perhatikan sekarang. Kita lebih baik pelan-pelan, kita dorong berapapun lah mulai dari yang kecil-kecil dulu," ungkapnya.
Investasi di bidang jalan tol dan pembangkit listrik pun menjadi idaman para investor baru ini. Hal ini disebabkan oleh kepastian pengembalian investasi yang lebih terjamin di sektor ini.
"Kalau dari mereka, yang enggak usah mikir panjang, jalan tol dan pembangkit listrik. Pembangkit listrik kan sudah pasti, ada PLN yang jadi off taker dan akan dibeli listriknya. Tapi jalan tol juga enggak semuanya, tapi yang di Jawa, apalagi di daerah kota-kota besar," pungkasnya. (dna/dna)










































