Mark Pincus adalah orang di belakang kesuksesan Zynga menjadi satu dari sekian banyak perusahaan pembuat game online paling bernilai di dunia.
Sebagaimana dikutip detikFinance dari Forbes, Minggu (4/6/2017), kesuksesan Zynga, terutama game Farmville, mengantarkan Pincus menjadi orang terkaya dunia peringkat 1.678 dengan total harta US$ 1,2 miliar atau Rp 15,96 triliun (kurs Rp 13.300).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pincus yang kini berusia 51 tahun ini mendirikan Zynga pada tahun 2007, dua kali menjabat CEO sebelum kemudian mengundurkan diri dari posisinya tersebut pada Maret 2017. Tahun 2012, dirinya menjadi headline banyak pemberitaan karena menjual sekitar 16,5 juta lembar saham Zynga.
Hal ini memicu kritik lantaran di saat bersamaan, dirinya memaksa karyawannya menahan saham mereka saat harga saham perusahaan anjlok selama beberapa bulan.
Sebelum menjadi pengusaha, Pincus sempat bekerja di perusahaan modal ventura dan jasa keuangan selama 6 tahun. Pincus kemudian menjalan profesi sebagai analis keuangan selama 2 tahun di Lazard Freres & co, dan Vice President di Asian Capital Parteners selama 2 tahun di Hong Kong.
Istrinya, Alison, juga seorang 'aktivis' perusahaan start up yang cukup sukses yakni One King Lane, sebuah situs jual beli peralatan rumah tangga yang belakangan dijual kepada perusahaan penjualan alat-alat rumah tangga, Bed Back & Beyond. (idr/mkj)










































