Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, salah satu usaha pemerintah adalah dengan menyediakan jalur mudik lebih banyak. Di antaranya pemudik bisa menggunakan jalur pantura, jalur pantai selatan, jalan tol, dan jalan-jalan alternatif, terutama di Pulau Jawa.
"Kami juga siapkan enam rest area sementara pada ruas tol fungsional baru. Itu ada di Brebes ruas Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Weleri. Masing-masing ruas disiapkan dua titik lokasi," katanya dalam Raker di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (8/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengantisipasi kemacetan yang kerap menumpuk di perlintasan sebidang kereta api di daerah menuju Purwokerto, Kementerian PUPR membangun 4 flyover di Brebes, Jawa Tengah, yang dikebut pembangunannya sejak Desember tahun lalu.
"Daerah ini merupakan titik rawan kemacetan di tahun 2016, dan akan fungsional pada H-10 Lebaran atau 16 Juni 2017," ucap Basuki.
Seperti diketahui, setidaknya ada total 337 km jalan tol Trans Jawa yang akan difungsikan pada mudik Lebaran tahun ini. Jumlah ini terdiri dari ruas Brebes Timur-Weleri 110 km, dan ruas Semarang hingga Surabaya sepanjang 227 km.
Adanya ruas-ruas tol baru yang difungsionalkan ini diharapkan bisa mengurangi dan memecah kepadatan lalu lintas di empat titik rawan kemacetan. Di antaranya kawasan Tegal, Pemalang, Pekalongan dan Batang.
Jalan tol yang fungsional dari Brebes Timur-Weleri kondisinya menggunakan perkerasan beton tipis (lean concrete) yang bisa dilalui dengan kecepatan 40-60 Km/jam. Sepanjang ruas toI tersebut akan ada 8 pintu keluar tol (exit tol) sementara seperti, Ujung Rusi, Karang Jati dan Warureja di Tegal, Sewaka dan Beji di Pemalang, Bojong di Pekalongan, Kandeman di Batang serta pintu keluar tol Gringsing di Kendal atau Weleri. (dna/dna)











































