Jakarta-Surabaya Mudik Lewat Tol, Bagaimana Kondisinya Sekarang?

Jakarta-Surabaya Mudik Lewat Tol, Bagaimana Kondisinya Sekarang?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 08 Jun 2017 14:40 WIB
Jakarta-Surabaya Mudik Lewat Tol, Bagaimana Kondisinya Sekarang?
Foto: Pool/Wisma Putra
Jakarta - Pembangunan beberapa ruas jalan Trans Jawa terus digenjot untuk mendukung pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini. Ruas baru yang bakal difungsionalkan mudik Lebaran tahun ini dimulai dari pintu Tol Brebes Timur (Brexit) yang termasuk dalam seksi 1 ruas Pejagan-Pemalang, hingga Weleri yang berada di seksi 3 ruas Batang-Semarang. Total panjang ruas fungsional dari Brebes Timur hingga Weleri mencapai 110 km dan diharapkan bisa difungsikan pada H-10 Lebaran agar dapat mengakomodasi arus Ialulintas mudik 2017.

Sedangkan bagi pemudik yang ingin terus melanjutkan perjalan hingga Surabaya, bisa melewati tol mulai dari Semarang hingga ruas tol Mojokerto-Surabaya. Total panjangnya mencapai 227 km.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, ruas jalan tersebut bisa dilalui dengan kondisi jalan berupa perkerasan lean concrete, disertai pengamanan penuh, pencahayaan yang cukup, rambu-rambu dan perbaikan akses keluar menuju jalan arteri kabupaten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun ini kita punya panjang tol 110 km sampai Weleri dan 227 km dari Semarang sampai Surabaya. Ini sudah banyak pilihan untuk rekayasa lalu lintas. Juga ditingkatkan layanan parking bay pada ruas tol eksisting yang ada," katanya dalam Raker di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Adapun untuk ruas Pejagan-Pemalang, dari panjang 57,5 km, saat ini progres tanahnya mencapai 99,41% dengan realisasi fisik sebesar 65,66%. Seksi 1 dan 2 telah beroperasi, sedangkan seksi 3 dan 4 bakal dilalui secara fungsional.

Ruas Pemalang-Batang, dari panjang total 39,2 km, saat ini progres tanahnya mencapai 92,07% dengan realisasi fisik sebesar 19,42%. Ruas ini bisa dilewati penuh secara fungsional pada H-10 Lebaran. Rencananya, dari pintu keluar Batang akan disiapkan enam akses keluar terbagi yakni dua ke arah Utara dan empat ke Selatan, seperti Slawi dan Purwokerto.

Ruas Batang-Semarang, dari panjang total 34,5 km, saat ini progres tanahnya mencapai 76,34% dengan realisasi fisik sebesar 24,95%. Seksi I dan II dari Batang hingga Weleri bisa dilalui secara fungsional.

Ruas Semarang-Solo, dari panjang total 72,64 km, saat ini progres tanahnya mencapai 98,25% dengan realisasi fisik sebesar 57,72%. Seksi I dan II bisa dilewati secara operasional, sementara seksi III bisa dilewati hingga Salatiga secara fungsional.

Di ruas Solo-Ngawi, dari panjang total 90,42 km, saat ini progres tanahnya mencapai 91,9 % dengan realisasi fisik sebesar 72,19%. Sepanjang 68 km dari ruas ini mulai dari JC Kertosuro hingga segmen IC Ngawi-Klitik bisa dilalui secara fungsional.

Ruas Ngawi-Kertosono, dari panjang total 86,9 km, saat ini progres tanahnya mencapai 97,96 % dengan realisasi fisik sebesar 43,14%. Sepanjang 37 km dari ruas ini dari IC Ngawi hingga Wilangan di Nganjuk.

Ruas Kertosono-Mojokerto, dari panjang total 40,5 km, saat ini progres tanahnya telah 100 % dengan realisasi fisik sebesar 86,4%. Seksi I dan III telah dioperasionalkan, sementara sebagian seksi II dan IV akan difungsionalkan.

Ruas Mojokerto-Surabaya, dari panjang total 36,47 km, saat ini progres tanahnya telah 100 % dengan realisasi fisik sebesar 82,82%. Seksi IA dan seksi IV Krian-Mojokerto telah dioperasionalkan, sementara seksi IB, II dan III bakal difungsionalkan sepanjang 15,37 km.

Dan di ruas Gempol-Pasuruan, dari panjang total 34,15 km, saat ini progres tanahnya mencapai 76,47 % dengan realisasi fisik sebesar 42,45%. Seksi 1 Paket A1 yang menghubungkan Gempol dan Bangil akan dilalui secara fungsional, sementara paket A2 dari Bangil ke Rembang telah dilewati secara operasional. (dna/dna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads