6 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Bawang Putih

6 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Bawang Putih

Angling Adhitya Purbaya - detikFinance
Sabtu, 10 Jun 2017 19:05 WIB
6 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Bawang Putih
Foto: Grandyos Zafna
Semarang - Harga bawang putih yang melonjak jelang Lebaran diduga merupakan permainan pelaku usaha. Hal ini hasil penyelidikan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).

Wakil Ketua KPPU, R Kurnia Sya'ranie mengatakan ada beberapa indikasi penyebab tingginya harga bawang putih. Padahal harga bawang putih normalnya yaitu Rp 38 ribu per kilogram.

"Ada surat edaran Mendag, diminta komitmen asosiasi bawang putih agar harga Rp 38 ribu per kilogram," kata Kurnia di Semarang, Jumat (9/6/2017) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dari hasil investigasi, ada sekelompok pelaku usaha mengusai 50% bisnis bawang putih dan itu mempengaruhi ketergantungan konsumen terhadap kebutuhan bawang putih.

"Yang satu kelompok kuasai 50% itu ada 6 pelaku usaha. Masih penyelidikan, itu lokasinya tersebar," ujar Kurnia.

Kurnia menjelaskan, bawang putih merupakan bahan pokok yang tidak bisa digantikan bahan lainnya, oleh sebab itu konsumen akan membeli meski harga naik. Namun hal itu tentu saja merugikan konsumen.

"Bawang putih kan tidak bisa diganti bawang lain, maka ini jadi perhatian KPPU," tegasnya.

Penyelidikan oleh KPPU masih terus dilanjutkan. Kurnia mengatakan KPPU merupakan anggota Satgas Pangan yang juga diberi kewenangan. Oleh sebab itu ia berharap para pengusaha atau pedagang jangan bermain-main dengan harga karena beberapa sudah kepergok.

"Jangan main-main dengan harga yang sudah ditentukan pemerintah," tandasnya. (alg/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads