Sinergi Pemerintah Jamin Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran

Sinergi Pemerintah Jamin Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran

Niken Widya Yunita - detikFinance
Sabtu, 10 Jun 2017 20:46 WIB
Sinergi Pemerintah Jamin Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran
Foto: Dok. Kementan
Jakarta - Di akhir minggu kedua bulan Ramadan kondisi pangan terutama Jabodetabek terpantau kondusif dan tidak ada gejolak yang berarti di masyarakat. Setidaknya hal itu juga sempat diutarakan pedagang salah satu pasar di DKI Jakarta.

Hal ini berdampak positif bagi masyarakat yang menjalankan puasa. Ketenangan masyarakat akan ketersediaan kebutuhan pokok dapat dirasakan.

Dalam keterangan tertulis dari Kementan, Sabtu (10/6/2017), momen ini tentunya dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemerintah. Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar rapat dalam rangka mengamankan stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok menjelang Lebaran 2017 yang diselenggarakan di Kantor Pusat Kemendag, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017). Hadir dalam rapat itu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Setyo Wasisto, dan Direktur Bulog.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemendag akan memantau langsung harga-harga kebutuhan pokok di pasar. Nantinya Kemendag akan mengajak masyarakat ikut memantau harga secara langsung dengan memasang spanduk yang mencantumkan harga standar kebutuhan pokok tersebut. Nantinya, ketika terjadi perbedaan harga di lapangan dengan yang ditetapkan oleh pemerintah, otomatis masyarakat alan melapor, dan Kemendag bersama Polri akan bergerak.

"Saudara nantinya akan dapat surat tugas. Kita juga akan buat surat pemberitahuan, di semua pasar akan ada spanduk. Spanduk yang (berisi) ayo belanja di pasar rakyat dengan ini (harga) komoditi akan ada, jadi semua orang tahu di sini ada itu, begitu ada berbeda pasti akan ada dituntut, dan Saudara akan menerima protes kalau itu berbeda. Dengan demikian Saudara akan turun dengan dikawal polisi ke pedagang," kata Enggar saat membuka rapat.

"Tunjukkanlah bahwa saudara merupakan abdi masyarakat yang menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk melindungi rakyat", tambahnya.

Kementan dan Kemendag terus meningkatkan sinergi menjaga kestabilan ketersediaan dan harga pangan bersama Satgas Pangan dari Polri dan Bulog. Baru-baru ini, Komisi IV DPR memberikan apresiasi atas sinergi yang dibangun oleh Kementan dan Kemendag.

"Kemarin, Pak Mendag, sinergi kita diapresiasi oleh Komisi IV," ungkap Amran.

Kementan terus berkomitmen untuk menjaga sinergi yang telah dibangun. Amran meminta Bulog menyelamatkan petani bawang merah dengan menyerap bawang merah yang telah mereka hasilkan. Saat ini harga turun karena produksi kurang terserap.

"Bawang merah harga saat ini 11 ribu, di pasar Rp 30 ribu," kata Amran.

Amran mengakui capaian saat ini bukan hal gampang untuk diraih. Dia berusaha untuk menyetop impor dan meningkatkan produksi dalam negeri. Amran meminta komitmen semua pihak dan konsistensi agar keberhasilan ini dapat terus terjaga. Selain itu, Amran meminta Bulog secara khusus agar dapat menyerap produksi beras yang telah dihasilkan oleh petani.

Melihat kondisi saat ini dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak, pemerintah dengan tim yang telah dibangun untuk menstabilkan pangan optimistis kondisi pasar akan kondusif dan terjaga hingga Lebaran. Bahkan kondisi ini dinilai akan stabil seterusnya. (nwy/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads