Hitung-hitungan Pemerintah Agar Kemiskinan Bisa Turun di Bawah 10%

Hitung-hitungan Pemerintah Agar Kemiskinan Bisa Turun di Bawah 10%

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 13 Jun 2017 20:40 WIB
Hitung-hitungan Pemerintah Agar Kemiskinan Bisa Turun di Bawah 10%
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Pemerintah dan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga menyepakati target pembangunan pada tahun anggaran 2018. Di mana, hanya gini rasio yang tidak mengalami perubahan dari yang diusulkan pemerintah.

Pada target pembangunan 2018, pemerintah melalui Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengusulkan angka pengangguran menurun dikisaran 5,1%-5,4%, angka kemiskinan turun di level 9%-10%, rasio gini diusulkan 0,38 dan indeks pembangunan manusia (IPM) 71,38.

Dari kesepakatan pemerintah dengan Komisi XI DPR, tingkat pengangguran menjadi 5,0%-5,3%, tingkat kemiskinan menjadi 9,5%-10%, gini rasio tetap 0,38, dan untuk IPM menjadi 71,5.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengangguran kami sepakat 5%-5,3%, ini kami lihat sangat visible karena outlook tahun ini sudah dekat 5,3%," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas di Ruang Rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Mengenai gini rasio, Bambang menyebutkan, untuk menurunkan angka gini meskipun hanya 0,01 tidak mudah apalagi jika ada perbaikan harga komoditas yang bisa mendorong gini rasio melebar.

Sedangkan untuk IPM yang menjadi 71,5 dari yang diusulkan 71,38 dianggap masih bisa dijangkau pemerintah. Sebab, pada tahun 2017 angkanya telah mencapai 70,8.

Sedangkan untuk tingkat kemiskinan angka disepakati menjadi 9,5%-10% akan menjadi pertama kali angka kemiskinan di bawah 10% jika dilihat dari 2007 yang mana angka kemiskinan di level 17%.

"Kami semua ingin pertama kali dalam sejarah turun di bawah 10%. Tapi kalau sampai 9,5% maka setahun harus ada lebih dari 1,5 juta penduduk miskin, kami tetap usahakan range 9%-10%," tutupnya. (mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads