Artinya, pengguna jalan tol tak perlu sering berhenti untuk melakukan pembayaran tol. Pembayaran dilakukan cukup satu kali setiap melewati beberapa tol yang terintegrasi. Langkah ini dikenal dengan istilah integrasi sistem transaksi jalan tol.
lntegrasi sistem transaksi di tol antara Jasa Marga dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Iainnya akan kembali diberlakukan tahun ini. Pemberlakuan sistem integrasi ini telah dimulai sejak tahun 2016 untuk mengantisipasi antrean kendaraan yang kerap terjadi di gerbang tol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebaran tahun ini, Jasa Marga juga mengoperasikan GT Palimanan 3 dan 4 yang sebelumnya hanya GT Palimanan 1.
Dengan telah diberlakukannya sistem tol integrasi, maka sistem pembayaran dibagi menjadi dua cluster.
Cluster pertama merupakan gabungan dari tol Jakarta-Cikampek dan Cikampek-Palimanan dan Purbaleunyi ke arah Bandung. Jadi, nanti masuk pintu tol Cikarang Utama, ambil tiket. Kemudian, baru bayar di pintu tol Palimanan.
Kemudian, untuk sampai ke ruas Pejagan-Pemalang, pemudik masih bisa melalui tol operasional hingga ke Brebes Timur. Penggabungan sistem pembayaran dimulai dari Jalan Tol Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan dan Tol Pejagan-Pemalang (hingga Brebes Timur).
Jadi, saat pemudik tiba di pintu tol Palimanan, selain membayar juga diberikan tiket untuk keluar di pintu tol Brebes Timur.
Artinya, pembayaran hanya dilakukan dua kali yakni di GT Palimanan dan GT Brebes Timur. (dna/dna)











































