Bisnis ART Infal Makin Ramai Jelang Lebaran

Bisnis ART Infal Makin Ramai Jelang Lebaran

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Rabu, 14 Jun 2017 12:47 WIB
Bisnis ART Infal Makin Ramai Jelang Lebaran
Foto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance
Jakarta - Tradisi mudik Lebaran juga diikuti sebagian besar para asisten rumah tangga (PRT) dan baby sitter. Akibatnya, pengguna jasa tersebut harus mencari pengganti, salah satunya dengan merekrut tenaga infal.

Menurut pemilik perusahaan penyalur pekerja PT Dani Mandiri, Dani Setiawan, tenaga infal memang banyak dicari sebagian warga yang ditinggal mudik oleh ART atau baby sitter saat Lebaran.

Meski terjadi permintaan yang cukup banyak saat mendekati momen Lebaran, tapi tahun ini trennya justru menunjukkan penurunan dibandingkan tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dani menuturkan, jika pada saat momen Lebaran pihaknya bisa menyalurkan sedikitnya 400 orang pekerja, namun tahun ini diperkirakan hanya sampai 300 orang, atau turun sekitar 25%.

"Cenderung menurun ya, walaupun masih tetap banyak permintaan. Dalam satu bulan itu (Lebaran) tahun lalu bisa sampai 400 orang, tahun ini sekitar 200-300 orang, ya turun," ungkap Dani kepada detikFinance, Rabu (14/06/2017).

Penurunan permintaan infal juga terlihat dari tren yang terjadi di awal-awal Ramadan saat ini. Pada tahun ini di minggu pertama Dani hanya bisa menyalurkan 5 pekerja per hari.

Bisnis ART Infal Makin Ramai Jelang LebaranFoto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance

Dirinya pun memprediksi hingga puncak permintaan terjadi pada minggu terakhir menjelang Lebaran, Dani hanya mampu menyerap pekerja hingga 20-25 per hari. Sementara di tahun lalu peningkatannya lebih dari itu di atas dari 25-30 per hari di waktu puncak.

Menurutnya penurunan tersebut juga disebabkan lantaran semakin banyak pengguna jasa yang mendapatkan informasi tanpa harus melalui perusahaan penyalur.

"Banyak juga informasi dari mulut ke mulut mereka. Antara majikan dengan ART misalnya. Jadi langsung, enggak lewat kami," ujar.

Lebih lanjut Dani mengaku, sampai saat ini masih memiliki sedikitnya 70 orang pekerja baik PRT maupun baby sitter yang siap untuk disalurkan untuk menjadi tenaga infal saat Lebaran. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads