Ekspor Naik 24%, Neraca Dagang RI Surplus US$ 470 Juta

Ekspor Naik 24%, Neraca Dagang RI Surplus US$ 470 Juta

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 15 Jun 2017 12:31 WIB
Ekspor Naik 24%, Neraca Dagang RI Surplus US$ 470 Juta
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Neraca perdagangan pada Mei 2017 tercatat surplus sebesar US$ 470 juta , dengan ekspor US$ 14,29 miliar dan impor US$ 13,82 miliar. Secara akumulasi Januari - Mei 2017, juga tercatat surplus US$ 5,9 miliar.

"Selama 5 bulan kumulatif digabung surplus hampir US$ 6 miliar," kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, M. Sairi Hasbullah dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Ekspor US$ 14,29 miliar atau naik 24,08% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sementara bila dibandingkan dengan April 2017, maka ada kenaikan 7,62%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khusus untuk minyak dan gas bumi (migas) naik 22,36% dibandingkan April 2017 dengan nilai US$ 1,27 miliar dan naik 32,31% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ekspor non migas menyumbang 91,13% dari total ekspor Mei 2017 dengan nilai US$ 13,01 miliar.

Total ekspor 2017 (Januari - Mei) mencapai US$ 68,26 miliar atau naik 19,93% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy). Sedangkan ekspor non migas mencapai US$ 61,98 miliar atau naik 20,10%.

Pangsa pasar ekspor:
  • China US$ 7,77 miliar
  • Amerika Serikat (AS) US$ 7,18 miliar
  • India US$ 5,88 miliar


Impor

Impor Mei 2017 tercatat US$ 13,82 miliar atau naik 15,67% dibandingkan April 2017, dan naik 24,03% dibandingkan Mei 2016.

Untuk migas di Mei 2017 mencapai US$ 1,82 miliar atau naik 10,54% dibandingkan April 2017, sedangkan jika dibandingkan Mei 2016 naik 9,10%.

Total ekspor selama tahun ini adalah US$ 68,26 miliar atau naik 19,93% (yoy). Khusus non migas turun 1,87% menjadi US$ 61,98 miliar naik 20,10%

Porsi terbesar adalah mesin dan pesawat mekanik dengan US$ 178,2 juta dan besi dan baja US$ 93,5 juta, kendaraan dan bagiannya US$ 88 juta, mesin dan peralatan listrik US$ 78,8 juta.

Pangsa pasar impor:
  • China US$ 13,67 miliar,
  • Jepang US$ 5,82 miliar
  • Thailand US$ 3,77 miliar
(mkj/mkj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads