Kunjungi Food Station DKI, Mendag: Stok Pangan DKI Aman

Kunjungi Food Station DKI, Mendag: Stok Pangan DKI Aman

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Sabtu, 17 Jun 2017 12:12 WIB
Kunjungi Food Station DKI, Mendag: Stok Pangan DKI Aman
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman mendatangi PT Food Station Tjipinang (Food Station), Jakarta Timur.

Enggar yang mengenakan kemeja putih itu tiba di lokasi sekira pukul 09.45 WIB. Beberapa menit kemudian Amran datang menyusul ke lokasi. Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat juga hadir dalam peninjauan tersebut.

[Gambas:Video 20detik]

Dalam kunjungannya itu, Enggar mengatakan bahwa sejumlah pasokan kebutuhan pangan yang ada di Food Station aman. Antara lain seperti beras sebanyak 39.767 ton, gula 432 ton, serta cadangan minyak sebanyak 422.000 liter.

Food Station sendiri merupakan BUMD DKI Jakarta yang berfungsinya menjaga stok serta kebutuhan pangan di wilayah DKI Jakarta dan menjadi pusat informasi bahan pangan di Asia Tenggara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi begitu di sini (Food Station) terjadi sesuatu, se-Indonesia terjadi sesuatu. Beras gula bawang dan sebagainya indikatornya prameter sangat dilihat dari sini. Peranan food station luar biasa dalam rangka keseimbangan ini," kata Enggar di lokasi, Jakarta, Sabtu (17/6/2017).

"Dengan kerja sama bersama Pemprov DKI yang jadi barometer ini maka sampai dengan hari ini alhamdulillah semua terkendali kami berharap di sisa waktu Ramadan hingga lebaran ini tidaj ada gejolak. Pasokan stok aman dan di seluruh Indonesia itu stok sangat aman dan sudah terdistribusi di seluruh daerah," katanya.

Kunjungi Food Station DKI, Mendag : Stok Pangan DKI AmanFoto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance

Enggar mengatakan, pemerintah telah mendistribusikan kebutuhan pokok ke 70 kabupaten/kota. Lebih lanjut Enggar mengatakan, Satgas Pangan juga telah dibentuk untuk mengantisipasi gejolak pangan di setiap daerah.

"Kalau yang dikhawatirkan terjadi sesuatu misalnya stoknya berkurang, kita kirimkan di 70 kab kota dan satgas pangan dan koordinasi dinas perindustrian perdagangan yang harus di pasar, bukan hanya memantau tapi memastikan stoknya ada," tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Amran juga memastikan bahwa pasokan dan ketersediaan sejumlah bahan pangan masih aman terkendali. Misalnya seperti stok beras untuk nasional.

"Stok kita aman, kita untuk beras cukup sampai bulan Januari 2018," katanya. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads