Rini Minta KAI Tambah Lebih Banyak Kereta Saat Mudik 2018

Rini Minta KAI Tambah Lebih Banyak Kereta Saat Mudik 2018

Mochamad Solehudin - detikFinance
Sabtu, 17 Jun 2017 14:56 WIB
Rini Minta KAI Tambah Lebih Banyak Kereta Saat Mudik 2018
Foto: Istimewa
Bandung - Menteri BUMN Rini Sumarno berencana menambah lebih banyak kereta untuk mudik Lebaran tahun 2018 mendatang. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan penumpang selama mudik berlangsung.

Pasalnya, dari hasil pantauannya jumlah penumpang kereta api selama mudik Lebaran selalu meningkat setiap tahunnya. Tahun ini saja semua tiket dan jurusan keberangkatan telah terjual habis.

"Memang penuh semuanya ya," kata dia, saat ditemui di Stasiun Bandung, Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung, Sabtu (17/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat kondisi ini, Rini bersama direksi dari KAI akan mencari cara untuk menambah kereta api pada mudik 2018 mendatang. Karena tahun ini penambahan kereta api tidak mungkin bisa dilakukan menyusul waktu mudik yang tinggal beberapa hari lagi.

"Tadi baru kita bicarakan kalau melihat seperti ini mungkin tahun depan kita harus punya tambahan kereta. Jadi sedang menghitung kemungkinan penumpang naik," ucapnya.

Tahun ini saja dia menyebut, peningkatan jumlah penumpang kereta api meningkat 20% dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun ini sudah naik 20%. Kita khawatir kalau tahun depan naik minimal sama atau malah kita targetkan (meningkat) 25% kita harus ada tambah kereta. Jadi ini lagi diliat cara-caranya," ujarnya.

Namun untuk persiapan mudik yang dilakukan PT KAI tahun ini sudah cukup bagus. PT KAI berusaha memberi pelayanan terbaik untuk para pemudik yang menggunakan kerta api.

"Kesiapan mudik alhamdulillah bagus," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menyatakan telah siap melayani para pemudik. Pihaknya juga telah memerintahkan seluruh daerah operasi (daop) yang dimiliki PT KAI untuk menjaga semua perlintasan kereta. Jangan sampai perlintasan kereta menjadi masalah saat musim mudik berlangsung.

"Perlintasan itu 75% tidak resmi. Tapi kita sudah minta ke daop teman kita di kereta api jaga. Mau tidak resmi jaga. Karena nanti mungkin lalu lintas padat sekali. Dari mulai H-10 sampai H+15," ujarnya (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads