Follow detikFinance
Senin 19 Jun 2017, 20:22 WIB

H-6, Bagaimana Kesiapan Infrastruktur Mudik Pulau Jawa?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
H-6, Bagaimana Kesiapan Infrastruktur Mudik Pulau Jawa? Infrastruktur Mudik (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Tak terasa, Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran bakal datang dalam hitungan hari. Saat ini, telah memasuki H-6 lebaran, bagaimana kesiapan infrastruktur mudik 2017?

Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S Atmawidjaja mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membuka empat flyover perlintasan kereta api yang berada di Kabupaten Tegal dan Brebes, Jawa Tengah untuk dapat dilalui kendaraan.

Pembukaan flyover ini punya arti penting, perjalanan dari Pejagan-Brebes menuju ke Prupuk-Purwokerto diharapkan lebih lancar, tidak terhambat oleh perlintasan kereta api.

Tiga flyover yakni Klonengan, Dermoleng dan Kesambi bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda 4 termasuk bus. Sementara untuk flyover Kretek, bus masih belum diperbolehkan melintas.

Pada hari biasa waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan dari Pejagan hingga Kretek melewati empat perlintasan kereta ini sejauh 60 Km sekitar 4 jam, namun saat mudik lebaran tahun 2016 lalu hingga 14-16 jam.

"Dengan berfungsinya keempat flyover ini, waktu tempuh arus mudik lebaran tahun ini diharapkan dapat ditempuh lebih singkat sekitar 5-6 jam," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (19/6/2017).

Macet Horor Brexit Jangan Terulang

Dengan dibukanya 4 flyover ini, diharapkan hambatan lalulintas pada perlintasan kereta api yang menyebabkan macet horor di sekitar Brebes terutama di Brebes Exit alias Brexit diharapkan tidak lagi terulang.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi V Michael Wattimena saat kunjungan kerja melihat kesiapan prasarana mudik Lebaran 2017.

"Utamanya bagaimana mengurangi kemacetan di titik-titik tertentu hingga begitu macet panjang 15 KM tidak terulang kembali pada tahun kemarin. Untuk mengatasi dan solusi adanya jalur alternatif sehingga tidak terjadi penumpukan. Karena itu penambahan tol dapat mengurangi kemacetan dan penumpukan kendaraan," jelas Michael.

Ia menambahkan, selain kesiapan prasarana jalan, ketersediaan tempat istirahat untuk para pemudik juga perlu mendapat perhatian.

"Tentunya segala persiapan harus berjalan dengan baik, seperti adanya sarana dan prasarana tempat istirahat yang memadai, lintas perjalanan yang sudah rapih tidak berlubang, penerangan dan rambu-rambu jalan serta pengaturan lajur lalu lintas oleh pihak Korlantas berjalan dengan baik," tambah Michael

Disadari, Kementerian PUPR tidak bisa bekerja sendiri memastikan mudik berjalan lancar. Ia mengapresiasi sejumlah kementerian dan lembaga seperti Kementerian Perhubungan yang kompak berkolaborasi tahun ini dalam mengatur arus mudik.

"Kita harapkan jalur fungsional dapat memberikan solusi bagi para pemudik pada masa Lebaran tahun 2017 ini. Dan kita berharap Kementerian Perhubungan bersama Korlantas Polri juga akan membantu mengarahkan di mana titik kemacetan arus mudik tahun ini," tandasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed