Diperkirakan jumlah kendaraan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Palimanan selama Lebaran tahun ini akan meningkat dibandingkan dengan tahun lalu yaitu diperkirakan mencapai lebih dari 60.000 kendaraan per hari pada puncak arus mudik H-3/H-2 dan pada puncak arus balik H+6 Lebaran.
Dengan adanya peningkatan arus kendaraan tersebut, LMS melakukan sejumlah antisipasi salah satunya dengan mengoptimalkan gardu tol. Saat musim mudik, 26 gardu dibuka untuk masuk dari normalnya 12 gardu. Sebaliknya saat arus balik, 26 gardu dibuka untuk keluar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guna mengantisipasi tingginya volume lalu lintas di Tol Cipali ini, LMS juga menambah fasilitas seperti parking bay baru di beberapa lokasi, yaitu di bekas gerbang tol Cikopo di KM 78 A (arah Cirebon) dan KM 78 B (arah Jakarta) serta di KM 153+400 A (arah Cirebon) dan KM 155+200 B (arah Jakarta). Setiap parking bay juga dilengkapi fasilitas mushola dan toilet.
Sedangkan untuk rest area, LMS akan menambah beberapa kios makanan, restoran, penambahan tempat parkir kendaraan, standby Gen-Set, penyediaan BBM dalam kemasan berukuran 5 - 10 liter dari Pertamina, serta pengadaan posko kesehatan dan bengkel siaga.
"Hal-hal lainnya untuk persiapan mudik Lebaran adalah melakukan koordinasi dengan mengacu kepada kesepakatan atau arahan dari Pemerintah," pungkasnya.
Sebagai informasi, Jalan tol Cipali sepanjang 116,75 kilometer merupakan jalan tol terpanjang di Indonesia dan merupakan bagian dari sistem jalan tol Trans Jawa. Jalan Tol Cikopo-Palimanan melintasi 5 kabupaten di Jawa Barat yaitu Kabupaten Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka dan Cirebon. (dna/dna)











































