Ketua Umum Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA), Aulia Marinto, mengatakan bila dilihat dari jumlah traffic yang meningkat hingga dua kali lipat menjelang Lebaran ini, maka pendapatan e-commerce juga ikut terdongkrak.
"Dengan tingkat traffic yang meningkat dua kali lipat, tentu transaksinya walaupun tidak selalu linier ya, tapi pasti meningkat. Tapi peningkatan trafficnya itu apakah sejalan dengan peningkatan pendapatan bisa iya, bisa tidak. Tetapi kalau transaksinya meningkat itu jelas," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai Lebaran, karena habis itu kan orang turun, ya sudah orang kan sudah pada beli. Jadi terus ditahan dulu, ya itu biasa. Mungkin mereka juga menunggu promo yang lain," tukasnya.
Diskon dan promosi
Aulia menambahkan ada berbagai strategi berbeda yang dilakukan oleh setiap e-commerce untuk menarik pembeli, salah satunya lewat diskon.
"Sudah pasti dengan berbagai macam promo yang dihasilkan dari partnership-partnership atau dipromokan sendiri, atau diskon. Seperti juga oflline ritel, mereka juga melakukan itu," terang Aulia.
"Jadi itu merupakan hal yang normal di industri ritel. Memberikan diskon tapi bagaimana cara ritel memberikan diskon itu masing-masing punya strategi. Bukan hanya sekadar menurunkan harga, tapi ada value of money," Lanjut Aulia.
Sementara untuk dapat memperkenalkan dan menarik perhatian pengunjung, kata Aulia, e-Commerce juga gencar promosi di televisi, radio, sosial media, hingga blogger.
"Berbagai macam tentu caranya, kombinasi. Coba perhatikan Lebaran ini muncul, satu kita menggunakan tradisional marketing seperti tv radio, itu kan umum. Tapi pemanfaatan sosial media secara aktif juga dilakukan. Berbagai macam triknya, memanfaatkan blogger-blogger affiliate marketing itu juga dilakukan," tutur Aulia. (hns/hns)











































