Wakil Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Firdaus Aziz mengatakan jumlah tersebut masih terkendali dan sesuai dengan prediksi yang diperkirakan.
"19 Juni sekitar 51 ribu kendaraan dan 20 Juni sekitar 62 ribu untuk lalu lintas yang melewati Palimanan. Peningkatan sudah sesuai dengan proyeksi kita," katanya kepada detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Rabu (21/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cipali Foto: dok. Kementerian PUPR |
Menurutnya, saat ini pihaknya tengah fokus melakukan manajemen kontrol untuk waktu istirahat di fasilitas rest area. Usaha tersebut dikoordinasikan dengan operator jalan tol lainnya, Jasa Marga untuk mengendalikan laju kendaraan yang melewati Jalan Tol Jakarta-Cikampek mengantisipasi antrean yang ada di Gerbang Palimanan.
"Kalau bisa diperlambat kecepatannya, biar laju di Palimanan enggak terlalu padat. Dibikin semacam diminta masuk ke rest area dulu untuk di Cikampeknya," tutur dia.
Cipali Padat Foto: dok. Kementerian PUPR |
Untuk itu Ia menghimbau para pemudik untuk mengatur waktu perjalanannya dengan memantau lalu lintas di rute yang akan dilaluinya, agar tidak terjebak kemacetan. Selain itu, seluruh pengguna jalan tol juga diharapkan menggunakan kartu uang elektronik untuk kenyamanan bertransaksi di gerbang tol. (dna/dna)












































Cipali Foto: dok. Kementerian PUPR
Cipali Padat Foto: dok. Kementerian PUPR