Sektor Usaha Ini Paling Bergairah Saat Lebaran

Sektor Usaha Ini Paling Bergairah Saat Lebaran

Muhammad Idris - detikFinance
Kamis, 22 Jun 2017 12:29 WIB
Sektor Usaha Ini Paling Bergairah Saat Lebaran
Foto: Tri Ispranoto
Jakarta - Budaya mudik atau pulang ke kampung halaman menjadi tradisi tahunan saat Idul Fitri di Indonesia. Jalanan menuju sejumlah daerah dipadati arus kendaraan yang kerap kali membuat kemacetan. Namun demikian, sisi lain mudik memberikan dampak sangat positif pada ekonomi di daerah.

Ekonom dari PT Bank Central Asia (BCA), David Sumual, mengatakan sektor paling terpapar positif dari budaya pulang kampung adalah sektor kuliner, transportasi, dan pariwisata.

"Yang paling bergairah itu terutama transportasi, makanan, dan pariwisata. Kalau sektor lain seperti manufaktur dan pertanian kan memang melambat saat Lebaran karena libur," jelas David kepada detikFinance, Kamis (22/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, untuk perputaran uang ke sejumlah daerah mencapai Rp 70 triliun. Sementara berdasarkan data Bank Indonesia (BI), perputaran uang menjelang bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini naik sekitar 14% dari tahun lalu dengan nilai total Rp 691 triliun.

"Sulit diperkirakan, mungkin sekitar Rp 70 triliun. Satu pemudik bisa mengeluarkan Rp 2 juta, ada yang Rp 3 juta, ada yang Rp 15 juta. Yang pasti lebih banyak untuk belanja makanan minuman, transportasi, dan wisata di daerah. Ini yang menggerakkan ekonomi di daerah-daerah," terang David.

Senada, Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, berujar aliran deras uang dari kota yang warganya mudik ini meningkatkan gairah usaha-usaha kecil dan menengah di daerah-daerah, terutama di sektor makanan minuman, hiburan, dan transportasi.

"Pemudik otomatis bawa uang banyak yang selanjutnya meningkatkan konsumsi di daerah, mereka menghabiskan uang terbanyak di restoran-restoran, tempat hiburan, transportasi, juga sektor jasa lainnya. Tapi ini kan sifatnya tak lama," ungkap Josua.

Namun meski ada peralihan perputaran uang ke daerah-daerah, efek ekonomi dari mudik sendiri masih sebagian besar berputar di Jawa dan sebagian Sumatera.

"Mudik kan masih didominasi di Jawa dan sebagian Sumatera yang paling ramai. Karena asal pemudiknya memang juga dari daerah-daerah di Jawa," kata Joshua. (idr/mkj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads