Foto: Keluar Brexit Arah Pemalang Mulai Ramai

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 22 Jun 2017 14:48 WIB
Foto: dok. PT Waskita Toll Road
Brebes - Jalan Tol Pejagan-Pemalang menjadi salah satu ruas yang dibuka secara fungsional untuk mudik Lebaran tahun ini. Dua seksi tambahan di seksi III Brebes Timur-Tegal Timur sepanjang 10 km dan seksi IV Tegal Timur-Pemalang sepanjang 26,9 km sudah dibuka sejak Senin (19/6) lalu.

Seksi ini merupakan seksi lanjutan yang dibuka setelah exit tol Brebes Timur yang tahun lalu sempat mengalami 'macet horor'.

Berdasarkan foto terkini dari Waskita Toll Road seperti dikutip detikFinance, Kamis (22/6/2017), kondisi tol fungsional tersebut pada Rabu sore kemarin (21/6) ramai lancar. Saat ini telah dilakukan pengaturan dari Polisi lalu lintas dimana ada buka tutup antara tol fungsional dan jalur arah Pantura.

Dengan kondisi jalan yang berupa lean concrete atau lapis beton setebal 10 cm, pemudik tetap harus ekstra hati-hati dan memahami konsekuensi lewat jalur tol darurat.

Banyaknya tanjakan dan turunan curam membuat pemudik harus memacu kecepatan kendaraan dengan batas maksimum 40 km/jam saja.

Jalan tol darurat selepas Brexit menuju PemalangJalan tol darurat selepas Brexit menuju Pemalang Foto: dok. PT Waskita Toll Road

Adanya seksi tambahan yang dibuka ini diharapkan mampu memecah kemacetan. Tersedia tiga pintu tol (exit tol) sementara di Kabupaten Tegal dan satu pintu tol di Kabupaten Pemalang.

Jalan tol darurat selepas Brexit menuju PemalangJalan tol darurat selepas Brexit menuju Pemalang Foto: dok. PT Waskita Toll Road

Empat exit tol sementara di Kabupaten Tegal dan Pemalang itu terhubung langsung dengan jalur baik ke pantura maupun ke arah selatan ke Purwokerto, Purbalingga, Yogya dan sebagainya.

Jalan tol darurat selepas Brexit menuju PemalangJalan tol darurat selepas Brexit menuju Pemalang Foto: dok. PT Waskita Toll Road

Ada pula rest area yang disediakan bagi para pemudik untuk istirahat. Rest area ini dapat dinikmati hanya 15 menit saja untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan yang ujungnya menimbulkan macet. (dna/dna)