Mentan: Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi 3,9%
Selasa, 03 Mei 2005 11:25 WIB
Jakarta - Menteri Pertanian Anton Apriantono optimistis sektor pertanian dapat menyumbang sebesar 3,9 persen pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2005 dan 2006. Hal ini disampaikan Mentan Anton Apriantono kepada wartawan disela-sela Loka Karya Nasional Prospek Industri Kelapa Sawit Indonesia Sebagai Andalan Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Hotel Grand Melia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (3/5/2005)."Sektor yang menjadi unggulan salah satunya adalah industri kelapa sawit disusul oleh holtikultura," kata Anton.Untuk itu, lanjutnya, Departemen Pertanian akan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan produktivitas industri kelapa sawit diantaranya dengan melakukan peremajaan kebun kelapa sawit. Nantinya akan dibentuk semacam dana perwalian (trust fund) untuk membiayai peremajaan ini."Kita pikirkan ke depan ada trust fund dimana uang-uang itu akan dikumpulkan dan digunakan untuk perkebunan rakyat. dengan adanya trust fund ini diharapkan mekanisme pembiayaannya tidak melewati mekanisme birokrasi Depkeu," ujarnya.Selama sepuluh tahun terakhir areal kelapa sawit tumbuh positif dan bekembang dengan cepat yaitu sekitar 12,5 persen per tahun. Pada tahun 2003, areal telah mencapai 5,24 juta hektar terdiri dari perkebunan rakyat seluas 1,83 juta hektar, perkebunan besar negara seluas 0,65 juta hektar dan perkebunan besar swasta seluas 2,76 juta hektar."Sejalan dengan perkembangan areal maka produksi juga tumbuh positif yaitu sekitar 11,1 persen per tahun," ungkap Mentan.Pada tahun 2003, produksi kelapa sawit telah mencapai 10 juta ton CPO dengan tingkat produktivitas rata-rata 2,9 ton CPO per hektar per tahun.
(san/)











































