Sejak awal boomingnya drone di Indonesia, harga drone sangatlah mahal hingga puluhan juta Rupiah. Namun bagi Anda yang memiliki kedalaman kocek yang terbatas namun sangat ingin menjajal drone tak perlu risau, cukup sambangi Pasar Gembrong.
Pasar mainan yang namanya tersohor seantero Jabodetabek ini memang menyediakan hampir seluruh jenis mainan, mulai dari mainan lokal hingga hingga yang berteknologi tinggi. Bedanya harga mainan di Pasar Gembrong lebih miring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Drone di Pasar Gembrong Foto: Danang Sugianto/detikFinance |
Drone yang paling mahal di Pasar Gembrong seharga Rp 2,5 juta dengan merek Helicute tipe Hoverdrone Evo. Kelebihan drone ini memiliki 6 baling-baling dan bisa terbang hingga ketinggian 200 meter, serta dilengkapi kamera yang bisa dihubungkan dengan smartphone.
"Walau paling mahal, ini juga diminati. Sudah laku 3 buah jenis ini selama libur Lebaran," kata Agung penjual drone di Pasar Gembrong, Jakarta, Kamis (29/6/2017).
Adapula Helicute berukuran lebih kecil dengan harga yang lebih murah seharga Rp 1,5 juta. Hanya saja jarak terbangnya lebih rendah.
Drone di Pasar Gembrong Foto: Danang Sugianto/detikFinance |
Masih terlalu mahal? di Pasar Gembrong juga ada drone-drone yang lebih murah dengan ukuran yang lebih kecil dan bahan yang lebih ringan. Harganya bahkan ada yang hanya Rp 230 ribu.
"Itu yang buat amatir, buat belajar. Ada Rp 230.000, Rp 500.000, Rp 700.000, macam-macam. Tergantung jenis," kata pedagang lainnya, Ahmad.
Namun seluruh drone yang dijual di Pasar Gembrong seluruhnya impor dari China. Itulah yang menyebabkan harga drone di Pasar Gembrong jauh lebih murah. (hns/hns)












































Drone di Pasar Gembrong Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Drone di Pasar Gembrong Foto: Danang Sugianto/detikFinance