BPK: Masih Banyak Kredit Macet Lain di Bank Mandiri
Selasa, 03 Mei 2005 13:55 WIB
Jakarta -
Di luar kasus kredit macet yang tengah diperiksa Kejagung sebesar Rp 1 triliun, ternyata masih banyak lagi kredit macet di Bank Mandiri. BPK saat ini tengah melakukan auditnya. "Masih banyak lagi, dan sedang diteliti terus. Dan ini akan bergulir terus. Dan kita akan terus melakukan audit," kata plt Kepala Biro Kumdang BPK Djapiten Nainggolan dalam keterangan persnya di Kantor BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (3/5/2005).Namun Djapiten menolak untuk menyebutkan berapa jumlah kredit macet di luar kredit macet lebih dari Rp 1 triliun yang kini tengah diperiksa kejaksaan. "Jumlah pastinya saya tidak tahu. Tapi cukup besar, jumlahnya hingga triliunan dan sangat banyak," ujarnya tanpa menyebut kapan BPK menyelesaikan auditnya.Djapiten juga enggan menyebutkan nama kreditur dan besarnya jumlah kredit yang macet tersebut. "Kita tidak ingat berapa jumlahnya dan perusahaan mana yang macet kreditnya," ujarnya dengan alasan lupa. Seperti diketahui, Kejaksaan Agung saat ini tengah memeriksa kasus kredit macet di Bank Mandiri senilai lebih dari Rp 1 triliun. Kejaksaan telah memeriksa sejumlah pejabat Bank Mandiri seperti wakil dirut I Wayan Pugeg, Direktur Corporate Banking M Sholeh Tasripan, Direktur Consumer Banking Omar S Anwar dan CFO Keat Lee dan juga Dirut Bank Mandiri ECW Neloe.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































